Sudan Membara, Baku Tembak Senjata Berat Pecah di Ibu Kota

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Sudan menggelar demonstrasi untuk menentang kudeta militer. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warga Sudan menggelar demonstrasi untuk menentang kudeta militer. Foto: AFP

Sudan membara. Kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) baku tembak melawan militer Sudan pada Sabtu (15/4).

Saksi mata kejadian menyebut, baik RSF dan militer Sudan saling mengepung markas lawannya. Baku tembak menggunakan senjata berat dilaporkan pecah.

Bahkan gumpalan asap hitam sampai terlihat di langit ibu kota Khartoum. Ledakan turut terdengar di beberapa titik.

Tentara Sudan Foto: Reuters/Umit Bektas

Saksi mata lainnya kepada Reuters menceritakan bahwa meriam dan tentara sudah terlihat di beberapa jalan-jalan utama Khartoum.

Ketegangan merupakan buntut pertikaian militer dan RSF yang merupakan kelompok paramiliter berpengaruh di Sudan.

Militer menuduh, sejumlah pergerakan RSF dilakukan tanpa koordinasi. Militer menganggap RSF bertindak ilegal.

RSF kemudian mengeluarkan pernyataan tandingan pada Sabtu ini. Mereka menuduh militer beberapa waktu terakhir bertindak brutal terhadap warga. Aksi militer meski dikecam RSF.

Tentara Sudan. Foto: AFP/ASHRAF SHAZLY

RSF mengeklaim mereka tengah menjalin kontak dengan dunia internasional, agar menemukan mediator demi meredakan ketegangan dengan militer.

Sudan merupakan negara rawan konflik di Afrika. Beberapa tahun lalu, rezim tangan besi Omar Al-Bashir dikudeta. Usai kudeta, Sudan terjerembab pada krisis ekonomi. Perang suku makin memperburuk situasi di negara ini.