kumparan
26 Juni 2018 17:27

Sudrajat, Jagoan Dadakan Prabowo di Pilkada Jabar

Kampanye akbar Sudrajat - Ahmad Syaikhu
Kampanye akbar Sudrajat - Ahmad Syaikhu (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
Tidak banyak yang menyangka Mayjen (Purn) Sudrajat menjadi sosok yang diandalkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam menghadapi Pilkada Jabar. Sebab nama Sudrajat sebelumnya kalah mentereng dengan nama-nama calon yang sudah beredar sebelum pendaftaran cagub di Pilkada Jabar, seperti Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi.
ADVERTISEMENT
Namun dengan koalisi Gerindra, PKS, dan PAN, Prabowo mantap mengajukan Sudrajat yang berpasangan dengan Ahmad Syaikhu untuk Pilkada Jabar. Bahkan Prabowo mengaku siap terjun langsung untuk mengkampanyekan Sudrajat.
“InsyaAllah saya sudah diminta (turun kampanye) dan saya mengatakan karena saya ini kan warga Jabar. Jadi status saya penduduk Jabar, karena itu saya merencanakan akan datangi Jabar sebanyak mungkin kabupaten/kota saya akan kunjungi,” kata Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis, (1/3).
Prabowo bersama Sudrajat - Syaikhu di kediamannya
Prabowo bersama Sudrajat - Syaikhu di kediamannya (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
Sosok Sudrajat mungkin tidak asing lagi bagi Prabowo. Sudrajat dan Prabowo sama-sama pernah berkecimpung sebagai anggota TNI sebelum masuk ke dunia politik. Prabowo sendiri selama menjadi prajurit TNI banyak menghabiskan waktu di Jabar. Ia tercatat pernah menjadi berdinas di Jabar, sekolah di Jabar, sekolah militer di Bandung, hingga Batu Jajar.
ADVERTISEMENT
Sehingga Prabowo merasa berhutang budi dengan Jabar dan masyarakatnya yang selama ini mendukungnya. Untuk itu ia bertekad serius memenangkan Sudrajat.
“Jadi menurut saya, saya punya utang kepada Jabar. Jabar juga mendukung saya selama ini,” ujar Prabowo.
Tekad Prabowo tersebut rasanya cukup masuk akal apalagi melihat partai koalisi Gerindra khususnya PKS dianggap mempunyai massa yang tidak sedikit di Jabar.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda berpendapat bahwa Sudrajat juga diuntungkan dengan Gubernur Jabar sebelumnya Ahmad Heryawan (Aher) yang juga diusung PKS. Stigma Aher yang berkuasa selama 2 periode menurut Hanta bisa berimbas pada kemenangan Sudrajat di pilkada serentak 2018 dalam Pilkada Jabar.
“Secara elektabilitas memang belum mumpuni pasangan Sudrajat-Syaikhu, tapi mereka (PKS) punya potensi di mesin politik. Seperti halnya PDIP di Jateng punya basis dan mesin politik yang kuat. Nah, kalau di Jabar PKS yang punya mesin politik terkuat,” kata Hanta, Sabtu, (6/1).
ADVERTISEMENT
Dukungan serius PKS kepada Sudrajat sudah bisa dilihat sejak proses pendaftaran cagub dan cawagub Pilkada Jabar. Terlihat saat ke KPU Jabar tampak Presiden PKS Sohibul Iman secara langsung menemani Sudrajat-Syaikhu. Tekad Prabowo melalui Gerindra dan keseriusan PKS dilengkapi oleh PAN yang memutuskan mendukung Sudrajat-Syaikhu sehari sebelum pendaftaran cagub-cawagub.
Sudrajat Syaikhu
Sudrajat dan Ahmad Syaikhu diperiksa Bawaslu. (Foto: Iqbal Tawakal Lazuardi Siregar/kumparan)
Sementara itu untuk menjawab dukungan Prabowo dan partai koalisi, Sudrajat berniat menjadikan Jabar sebagai daerah yang lebih maju dengan tetap melanjutkan program dari pemerintah sebelumnya. Namun apabila ada program yang kurang baik menurut Sudrajat harus ditingkatkan.
“Jawa Barat harus maju bertakwa, kesejahteraan harus dibangun. Kita akan bangun Jawa Barat yang rahmatan lil alamin. Saya dan Syaikhu paslon nomor 3 akan berkomitmen untuk membangun, memimpin Jawa Barat sekaligus melayani warga Jawa Barat,” ujar Sudrajat saat debat publik pertama, Senin, (12/3).
ADVERTISEMENT
Prabowo juga menurut Sudrajat meminta ia untuk fokus mengabdi dan membangun Jawa Barat. Bahkan untuk urusan dana dan logistik pilkada Jabar, Sudrajat mengaku tidak terbebani sama sekali dari partai partai koalisi. Sehingga Sudrajat menegaskan kecil kemungkinan ia akan korupsi apabila terpilih nanti karena tidak harus balik modal kampanye.
“Saya dan Pak Syaikhu tidak punya beban apapun. Tidak ada beban logistik dan utang budi. Artinya kami akan lebih fokus bekerja melayani rakyat Jawa Barat,” tutur Sudrajat, Selasa, (13/3).
Harapan Prabowo kepada Sudrajat untuk memenangkan Pilkada Jabar 2018 ditunjukkan juga saat debat terakhir Jumat, (22/6) ia hadir secara langsung. Kini tekad Prabowo menjagokan Sudrajat hanya tinggal menunggu waktu pemungutan suara pada Rabu, (27/6).
Sohibul Iman di Kampanye Sudrajat-Syaikhu
Sohibul Iman di Kampanye Sudrajat-Syaikhu (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)
Nantikan laporan lengkap Pilkada serentak 2018 di kumparan melalui topik Pilkada serentak 2018.
ADVERTISEMENT
Bagi pembaca yang memiliki informasi terkait Pilkada Serentak 2018, silakan dikirim melalui email redaksi@kumparan.com, atau bisa melalui sosial media resmi kumparan: instagram kumparan, twitter @kumparan dan Facebook @kumparancom
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan