Sudrajat-Syaikhu Melesat di Quick Count karena Sentimen Anti-Jokowi

kumparanNEWSverified-green

clock
Prabowo bersama Sudrajat - Syaikhu di kediamannya (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo bersama Sudrajat - Syaikhu di kediamannya (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Dalam berbagai hitung cepat (quick count) Pilgub Jabar, pasangan yang diusung Gerindra-PKS, Sudrajat-Ahmad Syaikhu secara mengejutkan berhasil menempati peringkat kedua. Sudrajat-Syaikhu menyisihkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang diprediksi menempati 2 teratas.

Tercatat, dalam quick count hingga pukul 15.15 WIB, 3 lembaga survei, Charta Politika, LSI Denny JA dan SMRC, menempatkan Sudrajat-Syaikhu di peringkat kedua. Di bawah pemuncak peringkat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Hanya Median dan Indo Barometer yang menempatkan Sudrajat-Syaikhu di peringkat ketiga. Di bawah Ridwan Kamil-Uu dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Perolehan suara Sudrajat-Syaikhu di quick count mencapai angka di kisaran 27-29 persen. Padahal, saat survei sebelum pencoblosan, elektabilitas Sudrajat-Syaikhu selalu di bawah 10 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, menilai melesatnya suara Sudrajat-Syaikhu dipengaruhi oleh faktor Prabowo Subianto. Menurut dia, dari empat paslon yang bertarung di Pilgub Jabar, hanya Sudrajat-Syaikhu yang benar-benar merepresentasikan sentimen anti-Jokowi.

"Jadi, yang anti-Jokowi semua memilih Sudrajat-Syaikhu. Ini yang menyebabkan suara paslon ini melesat," ujar Yunarto kepada kumparan, Rabu (27/6).

Yunarto menjelaskan paslon yang lain yaitu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan pasti berkaitan dengan Jokowi. Baik dari segi dukungan parpol maupun faktor kedekatan antar-paslon dan Jokowi.

"Jadi Sudrajat-Syaikhu ini merepresentasikan suara oposisi. Meski Jokowi unggul atas Prabowo di Jabar tapi semua yang anti-Jokowi 'berkumpul' di Sudrajat-Syaikhu," jelasnya.

Pasangan Cagub Cawagub Sudrajat - Syaikhu. (Foto: Iqbal/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pasangan Cagub Cawagub Sudrajat - Syaikhu. (Foto: Iqbal/kumparan)

Yunarto menjelaskan Sudrajat dan Syaikhu memang mendompleng Prabowo Subianto yang hingga saat ini merupakan satu-satunya lawan Jokowi. Menurut dia, saat Sudrajat-Syaikhu membawa kaus #2019GantiPresiden, membawa manfaat elektoral pada pasangan dengan nomor urut 3 ini.

"Mereka mendompleng suara oposisi untuk menutupi tingkat pengenalan mereka yang awalnya kecil," tuturnya.

Data Survei Pilgub Jabar. (Foto: Basith Subastian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Data Survei Pilgub Jabar. (Foto: Basith Subastian/kumparan)

Hasil quick count sementara Pilgub Jabar:

Berikut datanya, Rabu (27/6):

Charta Politika (data masuk 36%):

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul: 34,13%

Tb Hasanuddin-Anton: 11,69%

Sudrajat-Syaikhu: 28,97%

Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 25,22%

LSI Denny JA (data masuk 59,11%):

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul: 31,53%

Tb Hasanuddin-Anton: 13,26%

Sudrajat-Syaikhu: 27,92%

Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 27,29%

SMRC (data masuk 21,75%):

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul: 31,28%

Tb Hasanuddin-Anton: 12,89%

Sudrajat-Syaikhu: 29,47%

Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 26,36%

Median (data masuk 27,18%):

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul: 31,87%

Tb Hasanuddin-Anton: 9,55%

Sudrajat-Syaikhu: 28,67%

Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 29,91%

Indo Barometer (data masuk 40,67%):

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul: 31,72%

Tb Hasanuddin-Anton: 12,65%

Sudrajat-Syaikhu: 27,46%

Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 28,17%