Suhu di Makkah Capai 43°C, ini Waktu yang Disarankan Jemaah Haji untuk Umrah
·waktu baca 2 menit

Suhu di Makkah, Arab Saudi, semakin panas. Beberapa hari ini, suhu di Makkah tercatat hingga 43 derajat celsius. Jemaah diminta untuk selalu menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem ini.
“Cuaca di Kota Makkah saat siang hari bahkan dalam beberapa hari ini bisa menembus suhu 42 sampai 43 derajat celsius. Ini cukup ekstrem jika dibandingkan cuaca sehari-hari di Indonesia. Bahkan nanti saat puncak masa haji diperkirakan akan menembus 50 derajat celsius,” kata Kepada Daerah Kerja Makkah Khalilurrahmah di kantornya, Selasa (28/5/2024).
Para jemaah haji yang ingin melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram juga harus perhatikan waktunya. Begitu sampai di Makkah, jemaah diimbau untuk istirahat terlebih dahulu, jangan langsung pergi umrah wajib.
Paling tidak, kata Khalil, ada jeda minimal empat sampai lima jam setelah jemaah tiba untuk beristirahat terlebih dahulu.
"Bagi jemaah haji tiba di hotel Makkah pada pukul 06.00 – 17.00 WAS untuk dapat melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 WAS,” katanya.
Sementara bagi jemaah yang tiba di hotel Makkah pada pukul 18.00 – 05.00 WAS, bisa melaksanakan umrah wajib pada pukul 09.00 WAS.
“Imbauan ini sekali lagi kami sampaikan dalam rangka menjaga kesehatan jemaah dan menghindari kepadatan di Masjidil Haram,” ucap Khalil.
Khalil juga meminta imbauan ini dapat dijadikan pedoman bagi seluruh petugas maupun jemaah haji Indonesia.
“Untuk petugas kloter dan petugas sektor saya minta bantu untuk mengawasi agar imbauan ini dapat dipatuhi. Harap diingat, keselamatan jemaah menjadi prioritas kita bersama," katanya.
Dalam menghadapi cuaca panas ini, jemaah diminta untuk selalu minum air 200 mili atau segelas setiap satu jam untuk mencegah dehidrasi. Selain itu saat keluar ruangan jangan lupa gunakan selalu alat pelindung diri seperti payung, tabir surya hingga alas kaki.
