Sukacita Warga Gaza Sambut Gencatan Senjata

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Warga Gaza di Deir el-Balah menyambut tercapainya kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas, pada Rabu (15/1).  Foto: Eyad BABA / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warga Gaza di Deir el-Balah menyambut tercapainya kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas, pada Rabu (15/1). Foto: Eyad BABA / AFP

Gencatan senjata di Gaza, antara Israel dan Hamas telah disepakati di Qatar, pada Rabu (15/1). Menyambut gencatan itu, warga Gaza bersukacita karena akhirnya perang yang terjadi selama 15 bulan itu berhenti sejenak.

Antusiasme warga dalam menyambut gencatan senjata ini nampak di sejumlah kawasan. Dilansir AFP, puluhan orang bahkan berdesakan di sebuah tenda di Khan Yunis, Gaza selatan.

Pengungsi Gaza di Khan Yunis nonton bareng konferensi pers oleh Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed terkait pengumuman gencatan senjata di Gaza pada Rabu (15/1). Foto: Bashar Taleb/AFP

Mereka nonton bareng konferensi pers yang disampaikan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani.

Sementara setelah resmi Sheikh Mohammed mengumumkan terjadinya kesepakatan itu, warga pun turun ke jalan dan merayakan gencatan senjata itu.

Pengungsi Gaza di Khan Yunis nonton bareng konferensi pers oleh Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed terkait pengumuman gencatan senjata di Gaza pada Rabu (15/1). Foto: Bashar Taleb/AFP

Di Deir el-Balah, Gaza tengah, misalnya, kerumunan orang turun ke jalan dan merayakan perdamaian itu. Mereka mengibarkan bendera Palestina, dan menyambut gembira gencatan senjata tahap 1 itu.

Gencatan senjata ini dimediasi oleh 3 negara, yakni Qatar, Amerika Serikat dan Mesir. Hasilnya, ada 3 tahap. Tahap 1 akan berlangsung selama 42 hari, dengan dipulangkannya 33 orang yang disandera Hamas sejak 7 Oktober, terutama anak-anak, perempuan, orang tua dan orang sakit.

Warga Gaza di Deir el-Balah menyambut tercapainya kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas, pada Rabu (15/1). Foto: Eyad BABA / AFP

Sementara tentara Israel akan ditarik dari Gaza ke perbatasan. Pada tahap ini pula, akan difinalisasi pemulangan sandera Palestina yang dibawa Israel.

Berlangsungnya gencatan senjata ini akan dimonitor oleh para mediator lewat sebuah lembaga yang bertempat di Kairo, Mesir.