Sukamdani di Mata Sofjan Wanandi: Kontribusinya Besar untuk Negara

Pendiri Sahid Group, Sukamdani Sahid Gitosardjono meninggal dunia di usia 89 tahun, Kamis (21/12). Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi pun ikut mengenang sosok Sukamdani yang dianggap sebagai pengusaha yang punya pandangan membangun perekonomian Indonesia.
"Saya pernah ikut dalam kepengurusannya, dia bisa mengkompromikan kita bersama dengan pengusaha lain. Itu bisa membangun ekonomi Indonesia bersama sama," ujar Sofjan seraya mengenang Sukamdani di Istana Wapres, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (21/12).
Sukamdani, kata Sofjan, juga dinilai merupakan sosok yang mampu merangkul perusahaan-perusahaan besar untuk bergerak membangun perekonomian bangsa. Ia juga sosok yang mampu membuka hubungan dengan China.
"Jadi dia bisa, kelompok-kelompok perusahaan besar itu, dia bisa gabungkan untuk bergerak, untuk kepentingan pembangunan ini. Gimana kita, pengusaha itu bisa memerankan peran lebih pentinglah, pembangunan ekonomi itu nomor satu," kata Sofjan.
"Dia itu salah satu yang membuat kita bisa membuka hubungan dengan China, jadi cukup besar kontribusinya untuk kepentingan nasional ini, dan dia dengan grup juga cukup sukses kan," tambahnya.

Selain itu, Sofjan juga menyebutkan, rencananya Wakil Presiden Jusuf Kalla juga akan melayat kepergian almarhum ke kediamannya di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
"Kita akan pergi ini, kita menunggu saja, karena dia dari rumah sakit kan, setidaknya habis makan sianglah," ungkap Sofjan.
Sore ini rencananya jenazah akan disemayamkan di rumah duka, Jalan Imam Bonjol Nomor 50, Jakarta Pusat. Pemakaman mantan ketua kadin ini sendiri akan dilakukan setelah salat ashar di Pondok Pesantren Modern Sahid, Jalan Dasuki Bakri Km 6, Kecamatan Pamijahan, Bogor
