Sukhoi yang Tergelincir di Lanud Hasanuddin Makassar Alami Kendala Pengereman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah petugas gabungan melakukan evakuasi terhadap pesawat tempur Sukhoi di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026).  Foto: Hasrul Said/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah petugas gabungan melakukan evakuasi terhadap pesawat tempur Sukhoi di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026). Foto: Hasrul Said/ANTARA FOTO

TNI AU menjelaskan penyebab insiden tergelincirnya pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2, di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini sempat membuat warga setempat heboh, sebab, moncong pesawat sampai keluar dari landas pacu dan 'mencium' tanah.

Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana, pesawat itu mengalami kendala pengereman.

"Saat melaksanakan simulasi take-off dan ketika dilakukan pengereman, terjadi kendala teknis pada sistem pengereman yang tidak berfungsi secara maksimal sehingga mengakibatkan pesawat keluar sekitar 30 meter dari batas ujung landasan," kata I Nyoman, lewat keterangannya, Senin (24/8).

Saat itu, pesawat juga tengah melakukan serangkaian test flight dan overhaul. Karena terjadi pada saat take off, pesawat belum sempat mengudara.

Sementara itu, pesawat dan awaknya dipastikan aman.

"Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya, pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan dipersiapkan untuk melaksanakan test flight berikutnya," ucap I Nyoman.