Sukmawati Klarifikasi soal Puisi: Saya Tidak Ada Niatan Menghina Islam

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sukmawati pada pagelaran Anne Avantie (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sukmawati pada pagelaran Anne Avantie (Foto: Garin Gustavian/kumparan)

Sukmawati memberikan keterangan pers klarifikasi soal puisinya yang menjadi perbincangan publik. Mengawali acara klarifikasi, Sukma meneriakkan kata merdeka.

Acara jumpa pers Sukma digelar di Warung Daun Cikini, Jakpus, Selasa (4/4).

"Merdeka. Sehubungan dengan puisi yang saya bacakan di ajang Indonesia Fashion Week dan memantik reaksi dari sebagian kalangan umat Islam, saya bermaksud menyampaikan klarifikasi," beber Sukma dalam keterangannya.

Menurut dia, puisi Ibu Indonesia yang dibacakannya sesuai dengan tema pagelaran busana terkait 29 tahun Anne Avantie berkarya. Puisi Ibu itu, bukan bermaksud menyinggung umat Islam dan kalangan ibu. Di puisi itu ada soal syariat Islam, cadar, dan azan.

"Semata-mata pandangan saya sebagai budayawan, seniman. Murni karya sastra Indonesia," tegas dia.

Mewakili pribadi tidak ada niatan menghina umat Islam dan ibu Indonesia

Sukmawati lalu menjelaskan, dia sendiri adalah seorang muslimah.

"Saya muslimah dan bersyukur, dan bangga dengan keislaman. Saya putri seorang proklamator Bung Karno, seorang tokoh Muhammadiyah, dan yang mendapat gelar dari NU," tutur dia.

Berikut isi puisi Sukmawati:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat islam

Yang kutahu sari konde Ibu Indonesia sangatlah indah

Lebih cantik dari cadar dirimu

Gerai tekukan rambutnya suci

Sesuci kain pembungkus ujudmu

Rasa ciptanya sangatlah beraneka

Menyatu dengan kodrat alam sekitar

Jari jemarinya berbau getah hutan

Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia

Saat penglihatanmu semakin asing

Supaya kau dapat mengingat

Kecantikan asli dari bangsamu

Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi dan kreatif

Selamat datang di duniaku

Bumi ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat islam

Yang kutahu suara kidung ibu Indonesia sangatlah elok

Lebih merdu dari alunan azanmu

Gemulai gerak tarimu adalah ibadah

Semurni irama puja kepada ilahi

Nafas doanya berpadu cipta

Helai demi helai benang tertenun

Lelehan demi lelehan damai mengalun

Canting menggores ayat-ayat alam surgawi

Pandanglah ibu Indonesia

Saat pandanganmu semakin pudar

Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu

Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini

Cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya

video youtube embed
Konfrensi pers Sukmawati Soekarnoputri. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konfrensi pers Sukmawati Soekarnoputri. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)