Survei: 50,1% Warga DKI Yakin Formula E Tingkatkan Perekonomian Pasca COVID-19
·waktu baca 2 menit

Lembaga survei Populi Center ikut menyoroti terkait pelaksanaan Formula E di Jakarta yang akan berdampak pada perekonomian masyarakat pasca pandemi COVID-19. Hasilnya, 50,1% warga Jakarta yakin Formula E akan meningkatkan perekonomian.
“Pada isu terkait Formula E, ketika responden ditanya seberapa yakin bahwa penyelenggaraan Formula E dapat menggerakkan perekonomian masyarakat DKI Jakarta pasca COVID-19, sebesar 50,1% (sangat yakin 6,8%, yakin 43,3%) menjawab yakin,” ujar Peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan, dalam rilisnya, Rabu (9/2).
Selain itu, masyarakat yang menilai tidak yakin bahwa Formula E dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sebesar 34,2% (tidak yakin 31,5% sangat tidak yakin 2,7%), yang tidak mengetahui isu tersebut sebesar 13,7%, dan yang menolak menjawab sebesar 2%
Rafif menjelaskan, terkait adanya unsur korupsi dalam pelaksanaan Formula E, sebanyak 32% masyarakat setuju dan 22,5% tidak setuju jika ada unsur korupsi dalam pelaksanaannya.
“Sebesar 32% masyarakat menilai ada unsur korupsi dalam kasus Formula E, sedangkan yang menilai tidak ada unsur kasus korupsi dalam Formula E sebesar 22,5%. Masyarakat yang tidak tahu isu tersebut sebesar 39,7% dan masyarakat yang menolak menjawab sebesar 5,8%," ungkapnya.
Sementara itu, sebanyak 59,8% responden tidak percaya jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut terlibat terkait kasus pelaksanaan Formula E.
“Ketika ditanya apakah percaya atau tidak percaya bahwa Gubernur Anies Baswedan terlibat dalam kasus Formula E, sebesar 59,8% (tidak percaya 54,8% sangat tidak percaya 5%) menjawab tidak percaya Anies Baswedan terlibat,” jelasnya.
Survei dilakukan dengan metodologi wawancara tatap muka dan menggunakan aplikasi survei Populi Center di 60 kelurahan yang tersebar di DKI Jakarta pada 26 Januari-1 Februari.
Besaran sampel adalah 600 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error 4,00% pada tingkat kepercayaan 95%.
