Survei Capres 2024 IPO: Anies, Ganjar, dan Sandi di 3 Besar, AHY Ungguli Prabowo
ยทwaktu baca 1 menit

Indonesia Political Opinion merilis hasil survei bertajuk 'Refleksi Penanganan Pandemi dan Dampak Konstelasi Politik 2024. Salah satu survei memotret elektabilitas 20 nama potensial jelang Pilpres 2024.
Survei dilakukan pada 2-10 Agustus dengan melibatkan 1.200 responden. Margin eror 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 97 persen.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah, mengatakan Anies Baswedan menempati posisi teratas dengan 18,7 persen.
"Disusul Ganjar Pranowo 16,5 persen, Sandiaga Uno 13,5 persen," kata Dedi dalam diskusi Polemik Trijaya, Sabtu (14/8).
Dedi mengatakan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berada di peringkat keempat dengan 9,9 persen. Menariknya, elektabilitas Prabowo Subianto berada di bawah AHY dengan 7,8 persen.
Dedi menyebut elektabilitas Prabowo cenderung stagnan. Sementara elektabilitas Anies, Ganjar, hingga Sandiaga stabil.
"Nama-nama ini menurut saya menarik kenapa? karena ini untuk pertama kalinya Prabowo keluar dari dominasi bahkan 4 besar. Prabowo hanya mampu mencapai urutan ke lima, itu di bawah AHY yaitu 7,8 persen, artinya apa, stagnasi tokoh-tokoh Anies, Ganjar, Sandiaga Uno itu stabil," jelasnya.
Di luar 5 besar, terdapat nama Ridwan Kamil yang menempati posisi keenam dengan elektabilitas 6,2 persen, lalu Erick Thohir 4,7 persen, Tito Karnavian 3,6 persen, Airlangga Hartarto 2,5 persen.
Sementara itu, Puan Maharani yang belakangan ini muncul di berbagai billboard, elektabilitasnya berada di posisi 12 dengan 0,9 persen.
"Ini bisa saja menandakan bahwa pertama baliho itu belum efektif dan dikenali oleh publik sebagai promosi diri," tandas Dedi.
