Survei Charta Politika: 68,5% Masyarakat Setuju Jokowi Reshuffle Kabinet

Survei terbaru Charta Politika menunjukkan rasa kepuasan masyarakat kurang tinggi terhadap kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju. Menurut temuan survei, hanya 50,1 persen masyarakat yang puas terhadap kinerja menteri pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
Sementara 43,9 persen lainnya mengaku tak puas dan 6 persen tidak tahu. Tingkat kepuasan ini pun cukup jauh dengan kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi. Kepuasan masyarakat kepada kinerja Jokowi mencapai 62,9 persen.
"Ada gap yang sangat besar. 50,1 persen saja yang merasa puas. Harusnya linier dengan presiden. Bandingkan dengan 62,9 persen yang presiden," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam paparan rilis survei secara virtual, Senin (25/4).
Berkaitan dengan hal ini, masyarakat setuju bahwa Jokowi perlu menggelar reshuffle kabinet. Ada 68,5 persen responden yang setuju reshuffle digelar, sementara hanya 18,2 persen yang tidak setuju dan 12,3 persen tidak tahu.
Menurut Yunarto, reshuffle dinilai masyarakat perlu untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Ia menilai reshuffle kabinet dapat meningkatkan kepuasan masyarakat atas kinerja Jokowi.
"Saya kira ini sering kali diulas terutama saat pandemi. Sudah sering diisukan reshuffle bahkan saat Rabu Pon," ujarnya.
"Saya pikir reshuffle dianggap bisa jawab persoalan. Saya kira ini bisa jadi stimulus untuk naikkan kepuasan kepada Presiden setelah 2 kali turun," tandasnya.
Survei digelar secara nasional pada 10-17 April 2022. Sebanyak 1.220 responden dipilih secara acak bertingkat, hingga akhirnya mendapatkan responden terpilih dari 122 kelurahan di Indonesia. Margin of error survei diperkirakan +/- 2.83% pada tingkat kepercayaan 95%.
