Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Kuasai Jawa, Ungguli Prabowo-Anies

22 September 2022 15:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
Foto kolase Ganjar Prabowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan. Foto: kumparan dan Antara
zoom-in-whitePerbesar
Foto kolase Ganjar Prabowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan. Foto: kumparan dan Antara
ADVERTISEMENT
Lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis survei terbaru terkait elektabilitas Capres 2024. Dalam simulasi 3 nama, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tetap jauh di atas Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
ADVERTISEMENT
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan, dalam simulasi tersebut, elektabilitas Ganjar berada di angka 37,5 persen. Sementara di bawahnya Prabowo Subianto mendapat 30,5 persen dan terakhir Anies Baswedan 25,2 persen.
"Sampai dengan periode survei dilakukan, Ganjar Pranowo menjadi pilihan tertinggi publik sebagai calon presiden," kata Yunarto dalam rilis survei, Kamis (22/9/2022).
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya. Foto: Muhammad Fadli Rizal/kumparan
Selain simulasi 3 nama, nama Ganjar juga berada di urutan teratas dalam simulasi 10 nama. Elektabilitas Ganjar terpaut jauh di angka 31,3 persen, disusul Prabowo dengan perolehan 24,4 persen dan Anies 20,6 persen.
"Sementara pada simulasi 27 nama, Ganjar Pranowo juga teratas dengan 28,5 persen dan Prabowo 23,4 persen, disusul Anies di belakangnya dengan 19,6 persen, lalu tokoh-tokoh lainnya," kata Yunarto.
ADVERTISEMENT
Yunarto menjelaskan, tingginya elektabilitas Ganjar tak lepas dari banyaknya dukungan masyarakat terhadap Gubernur Jawa Tengah dua periode itu di 4 zona wilayah berbeda se-Indonesia. Sementara di wilayah Jawa, khususnya Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur, mayoritas suara di pegang Ganjar.
"Dari responden Jateng dan DIY sebanyak 67 persennya mendukung Ganjar menjadi presiden apabila pemilihan dilakukan hari ini. Kemudian di Jawa Timur 25,8 persen, lalu di Bali, NTB, dan NTT 53,3 persen, dan juga di Maluku serta Papua dengan 30 persen dukungan," imbuhnya.
Ganjar Hadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Kamis (22/9). Foto: Dok. Humas PDIP
Dalam hasil survei ini, Yunarto menyatakan bahwa pengetahuan publik terhadap Pemilu 2024 terbilang tinggi. Berdasarkan survei, sebanyak 75 persen dari total responden mengetahui perhelatan demokrasi tersebut.
Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 6-13 September 2022. Para responden merupakan WNI yang sudah memiliki hak pilih dalam pemilu, yakni berusia minimal 17 tahun.
ADVERTISEMENT
Responden dipilih melalui metode multistage random sampling sebanyak total 1220 responden. Margin of erorr survei ini sebesar 2,82 persen dengan quality control dari 20 persen responden.