Survei Charta Politika: Kepuasan Terhadap Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Turun
·waktu baca 2 menit

Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei terbarunya pada periode survei 26-31 Oktober 2023. Salah satu instrumen pertanyaan survei adalah mengenai tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin ini terjadi penurunan dibanding survei sebelumnya.
“Kita mendapat angka 75,5% puas, 11,2% sangat puas, 64,2% cukup puas dan 20,5% kurang puas dan 3,3% tidak puas sama sekali,” kata Peneliti Charta Politika, Yunarto Wijaya dalam rilis survei terbaru secara daring, Senin (6/11).
Yunarto mengatakan indeks kepuasan terhadap kinerja pemerintah ini mengalami penurunan dari hasil survei sebelumnya yang dilakukan pada 13-17 Oktober sebesar 77 persen dan puncak tertinggi sebesar 79 persen pada Mei lalu.
Selain itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah ini diuji dengan beberapa bidang pertanyaan spesifik seperti bidang ekonomi, penegakkan hukum, dan pemberantasan korupsi.
Tingkat kepuasan publik terhadap kondisi pemberantasan korupsi berada pada situasi rendah dengan 59,8 persen.
“Penilaian publik terhadap kondisi ekonomi saat ini berada pada angka 61,8 persen, berdasarkan pilihan sangat baik dan baik,” tuturnya.
“Tingkat kepuasan publik terhadap kondisi penegakan hukum berada pada posisi sedang dengan 63,8 persen,” sambungnya.
Kendati begitu, Yunarto menuturkan bahwa hasil survei terbaru ini terhadap kepuasan pemerintah ini masih lebih bagus daripada pemerintahan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Ini masih angka yang lebih baik daripada pak SBY pada saat periode kedua 2 tahun terakhir semenjak Juli 2011 kepuasan terhadap pak SBY di bawah 60 persen,” pungkasnya.
Survei Charta Politika ini dilakukan pada 26-31 Oktober 2023 yang melibatkan 2.400 responden dengan teknik wawancara langsung di 38 provinsi. Adapun Margin Of Eror (MoE) adalah sebesar 2 persen.
