Survei Fixpoll: Prabowo 20,7%, Puan Maharani 2,5%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo Subianto dan Puan Maharani. Foto: Iqbal Firdaus dan Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo Subianto dan Puan Maharani. Foto: Iqbal Firdaus dan Jamal Ramadhan/kumparan

Meski Pilpres 2024 masih 3 tahun lagi, namun sejumlah nama sudah digadang-gadang akan mencalonkan diri. Nama-nama yang konsisten dibicarakan publik di antaranya Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua DPR Puan Maharani, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas, mengungkapkan pihaknya membuat sejumlah simulasi dalam survei yang dilakukan pihaknya.

"Kami ambil contoh di Gerindra, Prabowo lebih dikenal dari Sandiaga Uno, tapi Sandi lebih disukai dari Prabowo. Puan Maharani lebih populer dari Ganjar Pranowo, tapi Ganjar lebih disukai dari Puan. Di Golkar, misalnya, Airlangga lebih dikenal dan disukai dari Bambang Soesatyo," kata Anas dalam rilis hasil survei 'Opini Masyarakat Terhadap Penanganan COVID-19, Rencana Amandemen, dan Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia' secara virtual, Senin (23/8).

Hasil survei elektabilitas tokoh politik. Foto: Fixpoll Indonesia

Sementara jika pilpres dilakukan saat ini, masyarakat banyak yang menyatakan akan memilih Prabowo dengan persentase 20,7%.

"Untuk elektoral pertanyaan tertutup, Prabowo 20,7%, Ganjar 15,2%, Anies 12,8%, AHY 6,9%," ungkapnya.

Sementara untuk nama lain yang sering disebut akan maju dalam Pilpres 2024, yaitu Puan Maharani, hanya mendapat presentasi 2,5%.

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto meresmikan patung Soekarno di Kantor Kementerian Pertahanan. Foto: Kemhan RI

"Puan 2,5%, Gatot Nurmantyo 1,1%, Airlangga, Muhaimin Iskandar, Bambang Soesatyo masing-masing di nol koma sekian persen," tuturnya.

Sementara untuk simulasi calon wapres, nama Sandiaga menempati urutan teratas dengan 31,3%. Kemudian disusul AHY 14,1%, Susi Pudjiastuti 7,9%, Puan 6,0%, Tito Karnavian 2,4%, Muhaimin Iskandar 1,5%, dan Nadiem Makarim juga 1,5%.

"Alasannya 22,0% karena alasan pintar dan cerdas, 14% alasan berpengalaman," pungkasnya.