Survei: Ganjar 57,5%, Diikuti Ferry Juliantono hingga Sudirman Said

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sudirman Said, Marwan Jafar, Ganjar P., Yoyok R. S (Foto: Dok. Institut Harkat Negeri dan Facebook Marwan Jafar, Antara/Aloysius Jarot Nugroho, dan Facebook Yoyok Riyo Sudibyo)
zoom-in-whitePerbesar
Sudirman Said, Marwan Jafar, Ganjar P., Yoyok R. S (Foto: Dok. Institut Harkat Negeri dan Facebook Marwan Jafar, Antara/Aloysius Jarot Nugroho, dan Facebook Yoyok Riyo Sudibyo)

Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait elektabilitas calon dalam Pilgub Jawa Tengah yang akan digelar tahun depan. Hasilnya, Ganjar Pranowo, masih unggul di berbagai simulasi. Nama Sudirman Said, Ferry Juliantono hingga Budi Waseso juga masuk dalam survei.

Dalam simulasi terbuka yang pertama, jika Pilgub digelar hari ini, sebanyak 50,8 persen warga Jateng tetap menginginkan Ganjar Pranowo sebagai gubernur. Sementara sebanyak 25,5 persen menginginkan gubernur baru dan 23,7 persen menjawab rahasia atau belum memutuskan.

Dalam simulasi terbuka 21 calon, nama Ganjar menempati peringkat pertama dengan elektabilitas 32,3 persen. Ki Enthus Susmono berada di peringkat kedua dengan 2,9 persen. Peringkat ketiga disusul oleh Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, dengan 1,7 persen. Peringkat keempat ditempati Juliyatmono dengan 1,6 persen sementara peringkat kelima adalah Ketua DPD Gerindra Jateng Ferry Juliantono dengan 1,5 persen. Cagub Sudirman Said dan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo berada di peringkat keenam dengan 1 persen.

Data hasil survei calon Gubernur Jawa Tengah (Foto: Dok. Lingkaran Survei Indonesia)
zoom-in-whitePerbesar
Data hasil survei calon Gubernur Jawa Tengah (Foto: Dok. Lingkaran Survei Indonesia)

Ganjar juga menempati peringkat pertama dalam simulasi 23 calon. Elektabilitas Ganjar mencapai 48,2 persen. Disusul oleh Ki Entus Susmono dengan 6,5 persen kemudian Musthofa di peringkat ketiga dengan 3,8 persen serta Bambang Sadono di peringkt keempat dengan 3,7 persen. Kepala BNN Budi Waseso dan Bupati Karanganyar Juliatmono bertengger di peringkat kelima dan keenam dengan 3,6 persen. Sementara Sudirman Said berada di peringkat 10 dengan 2,8 persen.

Data hasil survei calon Gubernur Jawa Tengah. (Foto: Dok. Lingkaran Survei Indonesia)
zoom-in-whitePerbesar
Data hasil survei calon Gubernur Jawa Tengah. (Foto: Dok. Lingkaran Survei Indonesia)

Ganjar juga memimpin dalam simulasi 5 calon. Namanya berada di peringkat pertama dengan elektabilitas 57,5 persen. Disusul oleh Ketua DPD Gerindra Jateng Ferry Juliantono dengan 8,3 persen dan Budi Waseso dengan 7,9 persen. Sudirman Said menempati peringkat keempat dengan 6 persen. Peringkat kelimat ditempat oleh Marwan Jafar dengan 5,8 persen. Sebanyak 14,5 persen tidak menjawab.

"Alasan publik, sebagian memilih ganjar karena nama itu yang dikenal. Lainnya ada yang memilih berdasarkan kepribadian baik berpengalaman, dan lain lain, sampai sudah terbukti kinerjanya," kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam paparan soal hasil survei Pilgub Jateng di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).

Data hasil survei calon Gubernur Jawa Tengah. (Foto: Dok. Lingkaran Survei Indonesia)
zoom-in-whitePerbesar
Data hasil survei calon Gubernur Jawa Tengah. (Foto: Dok. Lingkaran Survei Indonesia)

4 kandidat kemudian disimulasikan head to head melawan Ganjar Pranowo. Nama-nama dimunculkan seperti Budi Waseso, Ferry Juliantono, Sudirman Said, dan Marwan Jafar.

"Kita coba head to head: Ganjar unggul 58,4 persen disandingkan dengan Budi Waseso (7,5 persen) ; Ganjar (59,2 persen) dengan Ferry (10,7 persen) ; Ganjar (60,7 persen) disandingkan Sudirman Said (8,1 persen) ; Ganjar (61,4 persen) disandingkan Marwan Jafar (7,6 persen ) persen. Alasan publik, sebagian memilih Ganjar karena hanya nama itu yang mereka kenal," pungkasnya.

Survei diambil dengan metodologi multistage random sampling dengan wawancara langsung kepada 440 responden yang merupakan warga Jateng. Margin error ± 4,8 persen. Data tersebut diambil survei yang digelar pada 7-14 November 2017.