Survei Nusantara Riset: Gerindra 27,2%, Golkar 15,6%, PDIP 15,1%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Partai Gerindra Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Partai Gerindra Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Lembaga survei Nusantara Riset Indonesia merilis hasil survei elektabilitas Partai Politik terbaru. Hasilnya, elektabilitas Gerindra unggul dengan perolehan 27,2 persen.

Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup, menyampaikan bahwa tingginya elektabilitas tersebut tidak bisa dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai sangat memuaskan oleh mayoritas responden.

“Dalam temuan survei, sebanyak 80,17 persen responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden. Sementara itu, 7,33 persen menyatakan tidak puas dan 12,50 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab. Angka ini menunjukkan kuatnya legitimasi politik pemerintah yang turut berdampak pada preferensi elektoral masyarakat,” ucap Deni dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/5).

Berikut adalah hasil survei elektabilitas Parpol dalam survei tersebut:

  1. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 27,25%

  2. Partai Golongan Karya (Golkar) 15,67%

  3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 15,17%

  4. Partai NasDem 5,92%

  5. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 5,50%

  6. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,25%

  7. Partai Demokrat 5,17%

  8. Partai Amanat Nasional (PAN) 5,08%

  9. PSI 2%

  10. PPP 1%

  11. Perindo 0,50%

  12. Hanura 0,42%

  13. Gelora 0,25%

  14. Partai Buruh 0,17%

  15. Partai Ummat 0,17%

Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup mempresentasikan hasil survei terkait tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo yang berdampak terhadap elektabilitas partai. Foto: Dok. Istimewa

Metodologi Survei

Survei ini dilaksanakan pada 13–22 April 2026 menggunakan metode multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi dan 518 kabupaten/kota.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh surveyor terlatih, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,9 persen. Komposisi responden terdiri dari 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.