News
·
3 Juli 2021 17:30
·
waktu baca 1 menit

Survei Voxpol: Elektabilitas Gerindra Salip PDIP, PKS di Posisi Ketiga

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Survei Voxpol: Elektabilitas Gerindra Salip PDIP, PKS di Posisi Ketiga (37936)
searchPerbesar
Prabowo Subianto. Foto: Adek Berry/AFP
Lembaga survei Voxpol Center Research and Consulting merilis survei terkait elektabilitas parpol di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Peneliti Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan jika pemilu diadakan hari ini, partai Gerindra akan menggeser posisi PDIP dengan elektabilitas tertinggi 27,9 persen.
"Jika pemilu legislatif diselenggarakan hari ini, menunjukkan bahwa Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebesar (27.9%), adalah partai yang dipilih publik," kata Pangi, Sabtu (3/7).
Survei Voxpol: Elektabilitas Gerindra Salip PDIP, PKS di Posisi Ketiga (37937)
searchPerbesar
Elektabilitas partai politik versi VoxPol. Foto: VoxPol
Di posisi kedua, di tempati oleh PDIP dengan 23 persen, lalu PKS dengan 9,4 persen, Demokrat 7,8 persen, Golkar 6,8 persen, PKB 4,9 persen.
Lalu, NasDem dengan elektabilitas 2,3 persen, Perindo 1,3 persen, PPP 1,3 persen dan PAN 0,9 persen. Namun, Pangi menyebut elektabilitas partai masih dinamis karena masih ada 12,5 persen undecided voters.
"Masih tingginya Undecided Voters (belum menentukan pilihan) (12.5%), persentase keterpilihan masih sangat dinamis dan tiga tahun ke depan masih banyak kemungkinan perubahan peta elektabilitas partai politik di Indonesia," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Pangi menjelaskan elektabilitas parpol dipengaruhi oleh 2 hal yakni popularitas dan likeabilitas. Sejauh ini, Gerindra PDIP dan PKS masih memiliki popularitas tertinggi.
"Racikan popularitas partai, PDIP sebesar(89.4%), Gerindra sebesar (86.8%) dan PKS sebesar (85,7%) adalah partai terpopuler, paling dikenal pada saat wawancara (pengambilan data dilakukan) bila dibandingkan dengan partai lainnya. Dengan pelaksanaan pilpres yang masih 3 tahun lagi, potensi untuk meningkatkan popularitas bagi partai masih terbuka lebar," ujar dia.
Survei dilakukan pada 22 Juni-1 Juli dengan 1.200 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Survei menggunakan metode wawancara melalui sambungan telepon.
Tingkat kepercayaan survei 95 persen dengan margin eror kurang lebih 2,83 persen.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020