kumparan
6 Des 2018 18:56 WIB

Surya Paloh Ajak Partai Nasional dan Lokal Bangun Aceh Bersama

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menggelar pertemuan dengan seluruh pengurus dan kader Nasdem di Aceh. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menggelar pertemuan dengan seluruh pengurus dan kader partainya di Aceh. Kunjungannya ke Tanah Rencong itu dalam rangka memberikan pembekalan terhadap caleg, sekaligus rapat koordinasi (rakor) Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Aceh.
ADVERTISEMENT
Di harapan seluruh kader dan caleg Partai NasDem, Paloh menyampaikan perlu bekerja sama dengan partai lokal untuk membangun Aceh.
“Tidak mungkin partai lokal akan bergerak sendiri tanpa bersimbiosis dengan partai nasional,” kata Paloh di Gedung Amel Convention Banda Aceh, Kamis (6/11).
Dalam acara tersebut, juga nampak peserta yang merupakan Partai Aceh (partai lokal) yang bergabung dengan NasDem. Sejumlah politisi Partai Aceh itu bergabung dengan NasDem untuk mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 2019 mendatang.
Sejumlah kader Partai Aceh yang gabung NasDem antara lain Anwar Ramli dan Jufri Hasanuddin di dapil I, serta Muharuddin dan Effendi di dapil II.
“Ada dua dapil untuk tingkat pusat yaitu DPR RI. Mudah-mudahan dengan seluruh upaya kerja keras, insyaallah NasDem akan mengantarkan 4 anggota ini dari Aceh menuju Senayan,” ujar Paloh.
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menggelar pertemuan dengan seluruh pengurus dan kader Nasdem di Aceh. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Menurut Paloh, partai lokal tak bisa berjuang sendiri untuk membangun Aceh, termasuk juga jika tidak memiliki semangat bersama dengan partai nasional yang besar. Sebagai putra asli Aceh, Paloh berjanji akan memperjuangkan dan memajukan Aceh.
ADVERTISEMENT
“Kita punya saudara baru yang mempunyai eksistensi luar biasa, yang sekarang masih berperan di Partai Aceh. Untuk maju ke tingkat nasional mereka ingin bergabung dengan NasDem. Suatu kehormatan bagi kami (NasDem) dan saya ingin memperjuangkan Aceh. Itu komitmen saya,” ucap dia.
Paloh juga mengakui eksistensi Partai Aceh sebagai partai lokal besar. Maka dari itu, dengan bergabungnya partai nasional seperti NasDem yang dipimpin oleh anak asli Aceh, ia berkomitmen untuk memberikan energi semangat membangun bersama.
“Termasuk ingin mencoba memperjuangkan butir-butir MoU yang belum terealisasi seperti bendera Aceh. Aceh adalah daerah otsus, kalau ini tidak ada simbiosis dengan partai nasional yang kuat maka sulit untuk memperjuangkan Aceh ke depan lebih baik,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan