kumparan
News6 Oktober 2019 16:45

Susi Tenggelamkan 21 Kapal Asing di Perairan Kalbar

Konten Redaksi kumparan
Kapal asing ilegal, penenggelaman kapal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Perairan Kalimantan Barat
Kapal asing ilegal yang di tenggelamkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Perairan Kalimantan Barat. Foto: Indra Subagja/kumparan
Menteri Kelautan dan Perikanan (KPK) Susi Pudjiastuti kembali menenggelamkan kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Total ada 21 kapal yang ditenggelamkan di perairan Kalimantan Barat (Kabar).
ADVERTISEMENT
"Tenggelamkan," teriak Susi dari atas Kapal Kasturi di Perairan Kalbar di dekat Pulau Tanjung Datuk, Minggu (6/10).
Turut hadir dalam acara ini Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Agus Suherman, Kakor Polairud Irjen Zulkarnaen, Pangdam Tanjungpura Mayjen M Nur Rahmad, Wakapolda Kalbar Brigjen Imam Sugianto, serta pejabat lainnya.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kapal asing ilegal, penenggelaman kapal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Perairan Kalimantan Barat
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberikan keterangan kepada wartawan sebelum menenggelamkan kapal asing ilegal di Perairan Kalimantan Barat. Foto: Indra Subagja/kumparan
Kapal yang ditenggelamkan di Perairan Tanjung Datuk ini sendiri ada 7 kapal. Sisanya tersebar di tempat lain.
Setelah Susi berteriak tenggelamkan, kapal asing milik Vietnam dan Malaysia itu dalam waktu 1,5 jam tenggelam sepenuhnya.
Dengan penenggelaman ini, diharapkan bangkai kapal bisa menjadi rumpon bagi ikan.
(POTRAIT) Kapal asing ilegal, penenggelaman kapal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Perairan Kalimantan Barat
Kapal asing ilegal yang di tenggelamkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Perairan Kalimantan Barat. Foto: Indra Subagja/kumparan
"Masih ada kapal lainnya yang masih dalam proses hukum, masih kasasi dan saya harap ditolak," tegas Susi.
ADVERTISEMENT
Susi juga menegaskan, dia akan tegas pada kapal ilegal yang mencuri ikan di laut Indonesia.
"Kami konsisten," tutup dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan