Susul Negara Eropa Lain, Spanyol Cabut Aturan Wajib Masker
·waktu baca 2 menit

Pemerintah Spanyol berencana mencabut aturan wajib masker. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 10 Februari 2022.
Keputusan tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Spanyol, Carolina Darias pada Jumat (4/2) pagi waktu setempat. Negeri Matador menyusul sejumlah negara di Eropa yang terlebih dulu mencabut aturan wajib masker.
“Pada hari Selasa 8 Februari, kami akan membawa Keputusan Kerajaan ke Kabinet Spanyol, kami akan membatalkan aturan pemakaian masker wajah di luar ruangan,” ujar Darias, seperti dikutip dari Reuters.
Sebelum dibawa ke Kabinet Spanyol, undang-undang tersebut akan dibahas terlebih dahulu dengan pemerintah daerah. Barulah Kabinet Spanyol akan mengimplementasikan perubahan itu pada pekan depan.
Penggunaan masker di Spanyol kembali wajib pada akhir Desember 2021. Ketika itu, Spanyol mengalami lonjakan kasus infeksi Omicron.
Dalam dua minggu terakhir, tingkat penularan COVID-19 di Spanyol menyusut hingga 2.421 kasus per 100.000 orang. Jumlah itu menurun jauh dari awal Januari lalu yaitu 3.400 kasus per 100 ribu orang.
Spanyol sendiri mencatat lonjakan kasus Omicron pada kurun waktu November hingga Januari. Meski terjadi lonjakan, angka rawat inap dan kematian jauh lebih sedikit dibandingkan gelombang sebelumnya.
Hal itu berkat tingkat vaksinasi yang tinggi. Sebanyak 81,92 persen warga Spanyol sudah menerima dosis penuh vaksin corona.
Spanyol sendiri mengikuti jejak sejumlah negara Eropa yang telah lebih mencabut pembatasan terkait COVID-19. Swiss, Prancis, Denmark, dan Inggris sudah melonggarkan aturan pembatasan, termasuk wajib masker.
