Sutradara di China dan Keluarganya Meninggal Akibat Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tabung reaksi menunjukkan positif virus Corona. Foto: REUTERS/Dado Ruvic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tabung reaksi menunjukkan positif virus Corona. Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Seorang sutradara asal China dan hampir seluruh anggota keluarganya meninggal dunia lantaran virus corona.

Chang Kai dikenal sebagai sutradara di Hubei Film Studio di China. Ia dan keluarganya tinggal di kota Wuhan yang merupakan titik nol penyebaran wabah mematikan itu.

Chang meninggal karena corona atau COVID-19 pada Jumat (14/2) lalu. Dia mengembuskan nafas terakhir di usia 55 tahun.

Petugas medis berpakaian hazma merawat pasien di salah satu rumah sakit di Wuhan, China. Foto: China Daily via REUTERS

Kematian Chang bukan yang pertama di keluarganya. Sebelumnya, ayah dan ibunya meninggal lebih dulu. Kemudian, Chang dan adik perempuannya menyusul.

Hanya istri Chang yang masih hidup. Namun, sang istri juga terkonfirmasi terinfeksi virus corona.

Dalam surat terakhir yang ditulisnya, Chang mengatakan, ayahnya adalah orang pertama di keluarganya yang terinfeksi corona.

Ayah Chang mengalami gejala corona pada tahun baru Imlek (25/1) lalu. Ia langsung membawa ayahnya ke rumah sakit.

Petugas medis berpakaian hazma merawat pasien di salah satu rumah sakit di Wuhan, China. Foto: China Daily via REUTERS

"Ayah saya, demam, batuk dan sesak napas," tulis Chang dalam suratnya seperti dikutip Variety.

"Kami mencoba membawa dia ke rumah sakit, sayangnya tidak ada yang mau merawat karena semua kamar penuh," sambung dia.

Chang akhirnya membawa pulang ayahnya ke rumah. Beberapa hari kemudian sang ayah meninggal dan anggota keluarga lainnya ikut tertular.

Per Senin (17/2) virus corona merenggut nyawa 1.775 orang di seluruh dunia. Mayoritas korban jiwa berada di China.