Swedia Akan Kirim Senjata Anti-Tank untuk Bantu Militer Ukraina

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah kendaraan militer Rusia yang hancur terlihat di pinggir jalan di pinggiran Kharkiv, Ukraina, Sabtu (26/2/2022). Foto: SERGEY BOBOK/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah kendaraan militer Rusia yang hancur terlihat di pinggir jalan di pinggiran Kharkiv, Ukraina, Sabtu (26/2/2022). Foto: SERGEY BOBOK/AFP

Swedia mengumumkan akan mengirim bantuan militer ke Ukraina, Minggu (27/2).

"Kesimpulan saya sekarang bahwa keamanan kami paling baik dilayani oleh kami mendukung kemampuan Ukraina untuk mempertahankan diri melawan Rusia," Perdana Menteri Magdalena Andersson mengatakan kepada wartawan dikutip dari AFP.

Andersson mengatakan, 5.000 senjata anti-tank model "Pansarskott 86", sebuah peluncur anti-tank sekali pakai yang dikenal secara internasional sebagai Bofors AT-4, akan dikirim ke Ukraina.

kumparan post embed

Keputusan untuk mengirim senjata, 135.000 ransum lapangan, 5.000 helm dan 5.000 buah pelindung tubuh adalah hal pertama yang dilakukan Swedia ke negara dalam konflik bersenjata sejak Uni Soviet menyerang Finlandia pada tahun 1939.

Bendera nasional terbesar Ukraina berkibar di Kiev, Ukraina, Sabtu (26/2/2022). Foto: GENYA SAVILOV/AFP

Media Swedia melaporkan bahwa Ukraina secara khusus juga meminta sistem anti-tank Robot-57 yang lebih canggih.

“Sebuah sistem senjata yang dapat menyerang tank dan kendaraan lapis baja telah diminta dan ini adalah sistem seperti itu,” kata Menteri Pertahanan Peter Hultqvist.

"Selain itu, ini adalah sistem yang mudah dioperasikan, tidak memerlukan pelatihan dan dapat ditangani oleh satu prajurit," tambah Hultqvist.

Swedia secara resmi meninggalkan sikap netralitasnya pada akhir Perang Dingin tetapi tetap secara resmi "non-blok" dan di luar aliansi militer.

Swedia bukan anggota NATO, meskipun telah menjadi mitra aliansi sejak pertengahan 1990-an.