Syed Saddiq Tak Lagi Jadi Menpora Malaysia, Abangnya Masuk UMNO

9 Maret 2020 18:17 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Syed Saddiq, politikus bekas Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, dikenal sangat anti Partai UMNO yang disebutnya "korup". Namun ternyata abangnya sendiri malah masuk partai tersebut.
ADVERTISEMENT
Kakak tertua Syed Saddiq, Syed Abdullah Abdul Rahman, pada Senin (9/3) menyatakan bergabung dengan Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia (PPUM). Bergabungnya Abdullah dengan bangga diumumkan PPUM di Facebook dengan judul: "Abang Syed Saddiq Sertai UMNO!".
"Hari ini, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq mendapatkan kejutan karena abangnya sendiri Syed Abdullah bergabung dengan UMNO," ujar pernyataan PPUM.
Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq. Foto: Shutter Stock
Syed Abdullah mendaftarkan diri di cabang PPUM Ampang. Menurut UMNO, bergabungnya Abdullah adalah bukti bahwa UMNO masih "relevan di kalangan anak muda".
"Syed Abdullah adalah sarjana ilmu antariksa di Universitas Embry Riddle, Daytona Beach, Florida, Amerika Serikat," ujar PPUM.
Syed Saddiq sebelumnya menuai pujian karena menjadi menteri termuda Malaysia yang ditunjuk PM Mahathir. Dia turut terdepak dari kabinet setelah Mahathir mundur.
ADVERTISEMENT
Di usianya saat ini, 27 tahun, Syed Saddiq masih merupakan politisi berpengaruh di Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu). Dia dikenal sangat vokal menentang pemerintahan UMNO yang menurutnya korup.
Dalam perpecahan Partai Bersatu usai mundurnya Mahathir, Saddiq menegaskan tidak akan pernah bergabung dengan UMNO.
"Saya ingin menekankan, saya tidak akan bekerja dengan para koruptor. Jauh dari itu, saya tidak akan membentuk pemerintahan dengan mereka," kata Saddiq akhir bulan lalu.
PPUM melalui pengumumannya seakan menyindir sikap Saddiq tersebut:
"Selamat untuk saudara Syed Abdullah karena memilih perjuangan UMNO walau adiknya senantiasa menyalahkan UMNO".