Syekh Ahmed bin Rashid Al Maktoum Meninggal, Dubai Berkabung 10 Hari

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syekh Ahmed bin Rashid Al Maktoum, adik penguasa Dubai, meninggal dunia, 21 September 2026. Foto: mediaoffice.a
zoom-in-whitePerbesar
Syekh Ahmed bin Rashid Al Maktoum, adik penguasa Dubai, meninggal dunia, 21 September 2026. Foto: mediaoffice.a

Dubai berkabung selama 10 hari setelah Syekh Ahmed bin Rashid Al Maktoum meninggal dunia pada Senin (21/9) pagi. Pemerintah Dubai juga menetapkan pengibaran bendera setengah tiang selama masa berkabung.

Kabar duka tersebut disampaikan Istana Penguasa Dubai. Penguasa Dubai saat ini adalah Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, yang juga menjabat Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA).

Syekh Ahmed yang wafat pada usia 76 tahun merupakan adik kandung Syekh Mohammed.

“Dengan hati yang beriman kepada ketetapan dan takdir Allah, Istana Yang Mulia Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum berduka atas wafatnya Yang Mulia Syekh Ahmed bin Rashid Al Maktoum, yang meninggal dunia pagi ini, Senin,” demikian pernyataan tersebut.

Dalam pengumumannya, Istana Penguasa Dubai mengawali pernyataan dengan kutipan Al-Quran:

Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku yang saleh, dan masuklah ke dalam surga-Ku.

Masa berkabung resmi selama 10 hari tersebut dimulai pada Senin. Selama periode itu, bendera-bendera di Dubai diturunkan menjadi setengah tiang.

Pengumuman tersebut ditutup dengan kutipan ayat Al-Quran:

Sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kami kembali.

Salat Jenazah Hari Ini

Mengutip media Khaleej Times, salat jenazah akan dilaksanakan hari ini, Selasa, 22 September, pukul 13.00 di Masjid Agung Za’abeel, Dubai, dilanjutkan dengan pemakaman.

Sedangkan acara takziah atau kegiatan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga orang yang meninggal akan berlangsung selama tiga hari.

Ucapan belasungkawa mengalir, termasuk dari Putra Mahkota Dubai, Syekh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Putra Mahkota Dubai, Pangeran Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum.Foto: Instagram @faz3

Syekh Hamdan menggambarkan pamannya sebagai anggota keluarga yang sangat dicintai. Ia mengatakan, sang paman akan “tetap berada di hati, kenangan, dan doa kami.”

Presiden UEA Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan alias Pangeran MBZ juga menyampaikan belasungkawa kepada Penguasa Dubai atas wafatnya saudara laki-lakinya.

Dia mengatakan bahwa kontribusi panjang Syekh Ahmed terhadap pembangunan UEA sejak berdirinya negara tersebut akan terus menginspirasi perjalanan bangsa menuju kemajuan.

Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed al-Nahyan (Pangeran MBZ) tiba untuk upacara penyambutan sebelum melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia di Kremlin, Moskow (29/1/2026). Foto: MAXIM SHIPENKOV / POOL / AFP

Profil Singkat

Syekh Ahmed bin Rashid Al Maktoum merupakan putra keempat sekaligus putra bungsu Syekh Rashid bin Saeed Al Maktoum, mantan Penguasa Dubai.

Ia juga merupakan adik bungsu Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA sekaligus Penguasa Dubai saat ini.

Syekh Ahmed menempuh pendidikan militer di Royal Military Academy Sandhurst di Inggris. Setelah lulus, ia bergabung dengan Komando Militer Pusat Dubai dan kemudian menjadi komandannya. Ia juga pernah menjabat Wakil Ketua Kepolisian dan Keamanan Publik Dubai.

Di bidang olahraga, Syekh Ahmed dikenal sebagai Presiden Al Wasl Sports Club dan memiliki hubungan panjang dengan klub tersebut. Ia juga berperan dalam perkembangan olahraga berkuda di UEA, termasuk pengembangan Jebel Ali Racecourse.

Di sektor bisnis, ia menjabat Group Chairman A.R.M. Holding, perusahaan investasi yang memiliki portofolio antara lain di bidang properti, perhotelan dan perbankan. Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan filantropi.