Tagar Indonesia Terserah, Ekspresi Kesal Terhadap Kerumunan di Tengah Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
20
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis memegang kertas bertuliskan 'Indonesia, Terserah'. Foto: Intagram/dr.tirta
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis memegang kertas bertuliskan 'Indonesia, Terserah'. Foto: Intagram/dr.tirta

Tagar #IndonesiaTerserah trending di Twitter pada Sabtu (16/5). Awal kemunculannya berasal dari gambar seorang tenaga medis yang masih mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap yang membentangkan kertas bertuliskan "Indonesia?? Terserah!! Suka-suka Kalian Saja".

Meme itu jadi ekspresi keresahan tenaga medis atas kelakuan sebagian masyarakat yang tak mengindahkan protokol kesehatan dengan tetap berkerumun. Masyarakat menyambutnya dengan kesepahaman untuk tidak menyepelekan virus corona. Perbincangan di Twitter mencapai 25 ribu cuitan.

embed from external kumparan

Ketua Umum Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhilah mengakui beberapa kolega profesinya mengeluhkan sikap sebagian masyarakat yang masih abai.

Para tenaga medis khawatir jika sikap cuek dengan tetap berkerumun bisa menambah jumlah pasien infeksi virus corona yang menyebabkan tambahan beban layanan kesehatan.

Petugas medis memegang kertas bertuliskan 'Indonesia, Terserah'. Foto: Twitter/@helwatshlhh

Menurut Harif, banyak yang mendukung tagar tersebut. "Ada sebagian mendukung, 'kalau begini, kita sudah capek'. Kira-kira begitu," kata Harif kepada kumparan, Sabtu (16/5).

embed from external kumparan

Salah satu kejadian yang memantik reaksi di kalangan perawat adalah kerumunan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (14/5). Harif mengatakan, pemerintah seharusnya bisa mengantisipasi kerumunan masyarakat jika ingin menerapkan kelonggaran PSBB.

"Kalau memang ada relaksasi PSBB, mau tidak mau harus diikuti protokol kesehatan," tambahnya.

Antrian penumpang mengular di Terminal 2 Bandara Soetta. Foto: Istimewa

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

embed from external kumparan