News
·
29 April 2021 14:47

Tahu Anggota FPI Baiat ke ISIS, Mengapa Munarman Tak Lapor Polisi?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tahu Anggota FPI Baiat ke ISIS, Mengapa Munarman Tak Lapor Polisi? (5599)
Munarman saat ditangkap Densus 88. Foto: Dok. Istimewa
Tim kuasa hukum Munarman membantah kliennya terlibat terorisme seperti yang disangkakan padanya. Mereka mengeklaim Munarman merupakan sosok yang tegas memecat anggota FPI terlibat terorisme.
ADVERTISEMENT
Video Munarman hadir dalam baiat sejumlah anggota FPI kepada ISIS sudah beredar luas. Pengacara sudah membantah Munarman ikut berbaiat.
Bahkan, Munarman langsung menindak mereka dengan memecat anggota FPI yang melakukan baiat. Lalu kenapa Munarman tak melaporkan keterlibatan anggota FPI dalam terorisme ke polisi saat itu?
Tahu Anggota FPI Baiat ke ISIS, Mengapa Munarman Tak Lapor Polisi? (5600)
Munarman saat tiba di Polda Metro Jaya. Foto: Dok. Istimewa
Pengacara Munarman, Aziz Yanuar mengatakan, persoalan itu merupakan internal organisasi sehingga diselesaikan secara keorganisasian tanpa melibatkan kepolisian.
“Lah, kan ini masalah organisasi,” kata Aziz kepada kumparan, Kamis (29/4).
Azis menyebut, Munarman juga meminta kader FPI saat itu tak berurusan dengan aparat penegak hukum. Segala tindakan tak boleh bertentangan dengan hukum yang berlaku.
“Sudah diingatkan jangan berurusan dengan yang melanggar hukum agama dan negara,” ujar Aziz.
Tahu Anggota FPI Baiat ke ISIS, Mengapa Munarman Tak Lapor Polisi? (5601)
Kuasa hukum Bachtiar Nasir, Aziz Yanuar. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Saat ini Munarman masih mendekam di Mapolda Metro Jaya usai ditangkap, Selasa (27/4). Munarman telah ditetapkan sebagai tersangka terorisme.
ADVERTISEMENT
Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Munarman dijerat Pasal 14 Junto Pasal 7 dan atau Pasal 15 Junto Pasal 7 Undang-undang nomor 5 tahun 2018. Polri menyebut, Munarman terlibat dalam baiat di UIN Jakarta, Makassar, dan Medan.
Sebelumnya diberitakan, pengacara Munarman, Azis Yanuar, membantah kliennya tersebut terlibat dalam serangkaian aksi baiat terorisme. Azis bahkan menyebut, anggota FPI yang sempat berbaiat itu diberhentikan dari organisasi atas inisiatif Munarman.
"Baiat itu yang mengadakan bukan Pak Munarman, di Makassar juga Pak Munarman diundang untuk acara seminar. Masalah setelah itu pihak yang mengundang melakukan baiat segala macam, masa dituduhkan ke Pak Munarman, kan enggak fair," kata Azis di PN Jakarta Timur, Rabu (28/4).
ADVERTISEMENT