Taiwan Permudah Pengurusan Visa bagi Wisatawan Indonesia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Phoebe Yeh (Foto: Andreas Gerry/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Phoebe Yeh (Foto: Andreas Gerry/kumparan)

Pemerintah Taiwan mengambil langkah baru demi menarik wisatawan Indonesia untuk melancong ke negaranya. Mereka memperingan pemberian visa bagi turis asal Tanah Air.

Deputi Kepala Perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO) Phoebe Yeh menyebut, pemberian bebas visa diberikan dengan sejumlah syarat dan ketentuan.

"Bagi warga Indonesia yang diberikan visa dalam 10 tahun terakhir oleh Uni Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan tidak peduli visa tersebut masih berlaku atau tidak, kalian bisa mengajukan visa ke kami secara online," sebut Phoebe, Senin (16/10).

"(Pengajuan visa online) semuanya gratis, kalian cuma harus melampirkan bukti visa lama kalian," sambung dia.

Sementara itu, bagi yang mengajukan visa baru atau WNI yang tidak mempunyai visa dari negara-negara yang sudah disebutkan, Phoebe menyatakan pengajuan visa baru pun mudah.

Meski tidak bisa dilakukan secara online, pengajuan permohonan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor TETO yang beralamat di Gedung Artha Graha SCBD lantai 17.

Menambahkan Phobe, Kepala Delegasi Promosi Pariwisata Taiwan Jerry Chen menyebut, keputusan memperingan visa bagi Indonesia adalah sejalan dari kebijakan selatan yang digaungkan pemerintahnya.

Malam Pariwisata Taiwan   (Foto: Andreas Gerry/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Malam Pariwisata Taiwan (Foto: Andreas Gerry/kumparan)

Terkait Indonesia yang merupakan negara mayoritas pemeluk Islam, Jerry memastikan, Taiwan adalah negara yang ramah pada turis Muslim.

"100 lebih restoran rumah makan, hotel dan fasilitas lainnya sudah memiliki sertfikasi halal," sebut dia.

"Kami juga menyediakan tempat bagi warga Muslim untuk menunaikan salat," sambung dia.

Pernyataan bahwa Taiwan ramah terhadap warga Muslim, dibenarkan Sekretaris Asosiasi Muslim-Tiong Hoa Farinah-Kho.

Sekrtaris Asosiasi China Muslim, Farinah-Kho (Foto: Andreas Gerry/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sekrtaris Asosiasi China Muslim, Farinah-Kho (Foto: Andreas Gerry/kumparan)

Dari pengalamannya berada di Taiwan negara tersebut benar-benar memperlakukan warga Muslim dengan baik. Sejumlah kewajiban pemeluk Islam begitu dihormati masyarakat dan pemerintah.

"Di sana kalian bebas berpakaian Muslim menggunakan hijab, tidak ada yang memprotes. Jika ada yang mengganggu atau bertindak tak baik tinggal laporkan ke aparat berwenang," jelas dia.