Tak Ada Pengumuman Gencatan Senjata Rusia-Ukraina di Akhir Pertemuan Trump-Putin

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setibanya untuk melakukan pertemuan terkait KTT AS-Rusia di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setibanya untuk melakukan pertemuan terkait KTT AS-Rusia di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska telah berakhir. Namun, pertemuan diakhiri dengan tidak adanya pengumuman gencatan senjata antara Rusia-Ukraina.

Dikutip dari AFP, Sabtu (16/8), pertemuan itu berlangsung selama tiga jam. Usai pertemuan, Trump dan Putin menggelar konferensi pers, namun tidak menjawab satu pun pertanyaan dari wartawan.

"[Pembahasan] kami belum sampai sana, tapi ada kemajuan. Tidak ada kesepakatan sampai ada kesepakatan," kata Trump dalam konferensi pers.

Trump menyebut pertemuan dengan Putin sangat produktif dan banyak poin yang disepakati. Namun, dia tidak memberikan penjelasan dengan detail.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan keterangan pers saat melakukan pertemuan terkait KTT AS-Rusia di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

"Tinggal beberapa lagi yang tersisa, beberapa tidak terlalu signifikan, satu mungkin yang paling signifikan," kata Trump lagi tanpa menjelaskan lebih lanjut.

"Kami harap kesepahaman yang kami capai akan membuka jalan untuk perdamaian di Putin," kata Putin dalam kesempatan itu.

Trump kemudian memberikan sinyal terkait pertemuan kedua dengan Putin.

"Lain kali di Moskow," kata Putin yang tersenyum dan menjawab dalam bahasa Inggris.

Seorang warga yang terluka berdiri di luar rumahnya yang rusak akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 31 Juli 2025. Foto: REUTERS/Thomas Peter

Lebih lanjut, Trump mengatakan akan berkonsultasi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan juga dengan NATO.

"Sekarang tergantung pada Presiden Zelensky untuk menyelesaikannya," kata Trump dalam wawancara dengan Fox News setelah pertemuan.

Sementara, Putin memperingatkan Ukraina dan negara-negara Eropa untuk tidak menciptakan hambatan apa pun dan tidak berusaha mengganggu kemajuan yang sedang berkembang lewat provokasi atau intrik di balik layar.