Tak Ada Takbir Keliling di Aceh pada Malam Idul Fitri 1444 H

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peserta membawa obor dan bendera palestina saat mengikuti pawai takbiran Idul Fitri 1440 Hijriah di Banda Aceh, Aceh, Selasa (4/6). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
zoom-in-whitePerbesar
Peserta membawa obor dan bendera palestina saat mengikuti pawai takbiran Idul Fitri 1440 Hijriah di Banda Aceh, Aceh, Selasa (4/6). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh tidak menyelenggarakan pawai takbir keliling pada malam hari raya Idul Fitri 1444 H/2023 M.

Perayaan menyambut Lebaran itu diganti dengan festival takbiran di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh.

Kepala DSI Aceh, Elidar, mengatakan pawai takbir keliling ditiadakan karena saat perencanaan 2022, pemerintah tidak memasukkan kegiatan tersebut dalam agenda perayaan Idul Fitri 2023.

“Saat itu kita memprediksi COVID-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Sehingga kami tidak berani berspekulasi menempatkan dana untuk takbiran,“ kata Elidar saat dikonfirmasi kumparan, Kamis (20/4).

Elidar mengungkapkan, pawai takbir keliling memang sudah ditiadakan sejak dua tahun terakhir. Masyarakat diimbau agar mengumandangkan takbir dari masjid di wilayahnya masing-masing.

“Tahun ini juga kita tiadakan, tapi diganti dengan festival takbiran yang berlangsung di halaman Masjid Raya Baiturrahman,” ujarnya.

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

Elidar menjelaskan, festival takbiran bakal menampilkan tiga grup, yaitu finalis yang telah melewati proses seleksi oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

"Insyaallah pelaksanaannya pada malam hari raya. Tentang kapan hari raya, kita tunggu sidang isbat pemerintah sore hari ini," pungkasnya.