Tak Ada Tes Akademik, Penilaian Skema Baru Masuk PTN dari Mana?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah peserta antre memasuki lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kampus Universitas Siliwangi (Unsil), Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (18/5/2022). Foto: Adeng Bustomi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah peserta antre memasuki lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kampus Universitas Siliwangi (Unsil), Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (18/5/2022). Foto: Adeng Bustomi/ANTARA FOTO

Dalam skema baru seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN), Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengubah ketentuan penilaian seleksi.

Tiga jalur masuk PTN, yaitu:

  1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

  2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

  3. Seleksi Mandiri.

Ketiga jalur ini mengalami perubahan dalam penilaian seleksinya.

Berikut kumparan menjabarkan skema baru penilaian seleksi masuk PTN:

SNMPTN

Penilaian SNMPTN akan didasarkan pada:

  1. Minimal 50 persen nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran.

  2. Maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat, yang bisa terdiri dari nilai rapor maksimal 2 mata pelajaran pendukung program studi, dan/atau prestasi, dan/atau portofolio (untuk program studi seni dan olahraga).

Perubahan ini terjadi dari regulasi sebelumnya di mana penilaian SNMPTN hanya menggunakan nilai dari enam mata pelajaran sekolah.

SBMPTN

Penilaian SBMPTN hanya dilakukan berdasarkan satu ujian saja, yakni tes potensi skolastik (TPS) yang terdiri dari:

  1. Potensi kognitif

  2. Penalaran matematika

  3. Literasi dalam bahasa Indonesia

  4. Literasi dalam bahasa Inggris

Sebelumnya dalam ujian SBMPTN selain TPS, terdapat juga tes kemampuan akademik (TKA) yang mengujikan empat mata pelajaran sesuai kelompok ujian saintek atau soshum. Namun ke depannya akan dihapuskan.

Contoh soal tes skolastik untuk menguji potensi kognitif:

Contoh soal UTBK SBMPTN 2023. Dok. Kemdikbudristek Foto: Dok. Kemdikbudristek

Contoh soal menguji penalaran matematika

Contoh soal UTBK SBMPTN 2023. Dok. Kemdikbudristek Foto: Dok. Kemdikbudristek

Contoh soal menguji penalaran bahasa Inggris

Contoh soal UTBK SBMPTN 2023. Dok. Kemdikbudristek Foto: Dok. Kemdikbudristek

Contoh soal menguji penalaran bahasa Indonesia

Contoh soal UTBK SBMPTN 2023. Dok. Kemdikbudristek Foto: Dok. Kemdikbudristek

Seleksi Mandiri

Seleksi Mandiri oleh PTN diatur untuk menjadi transparan dan akuntabel yang dijabarkan secara spesifik. PTN diwajibkan untuk memberikan pengumuman detail sebelum dan sesudah Seleksi Mandiri.

Pengumuman sebelum seleksi

PTN diwajibkan mengumumkan:

  • kuota jumlah calon mahasiswa per program studi;

  • metode penilaian seleksi;

  • besaran biaya bagi mahasiswa bila lulus seleksi.

Ketentuan baru seleksi mandiri masuk PTN. Foto: Dok. Kemendikbudristek

Pengumuman setelah seleksi

PTN wajib mengumumkan:

  • peserta seleksi yang diterima dan sisa kuota yang belum terisi;

  • memberikan masa sanggah dan tata caranya bagi peserta seleksi yang belum lulus.

Ketentuan baru seleksi mandiri masuk PTN. Foto: Dok. Kemendikbudristek