Tak Cuma di Indonesia, Cacing di Ikan Kaleng Ditemukan di Malaysia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cacing parasit dalam ikan makarel kaleng. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Cacing parasit dalam ikan makarel kaleng. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)

Pemerintah Malaysia menarik dua, merek sarden kaleng dari pasaran. Penarikan dilakukan setelah produk asal China tersebut terkontaminasi cacing.

Kementerian Kesehatan Malaysia, menyebut penarikan dilakukan usai mereka memeriksa laporan dari sosial media mengenai ditemukannya cacing jenis nematodes di sarden kaleng,

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, mengatakan direktorat keamanan dan kualitas makanan, dari hasil pemeriksaan, menemukan cacing di dua merek sarden kaleng yaitu TL Tan Lung dan TLC.

Penemuan itu, ditegaskan Noor adalah bentuk pelanggaran berat. Sebab, mereka tidak mematuhi regulasi keamanan makanan Malaysia yang dikeluarkan pada 1983.

"Penegakkan harus dilakukan oleh kami, dan importir sudah kami instruksikan untuk menarik produknya," ucap Noor seperti dikutip dari Asia One, Sabtu (21/4).

"Kami akan terus mengawasi produk sarden kaleng dan makarel yang akan masuk dan yang sudah beredar luas," sambung dia.

Peristiwa serupa terjadi di Indonesia pada akhir Maret lalu. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya memutuskan menarik 27 merek ikan makarel dalam kemasan.

Merek-merek yang ditarik dari perderan terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek dalam negeri.