Tak Diizinkan Polisi, Deklarasi KAMI oleh Gatot Nurmantyo di Lombok Batal

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin pada deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia. Foto: Youtube/Realita TV
zoom-in-whitePerbesar
Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin pada deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia. Foto: Youtube/Realita TV

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo bertolak ke Lombok, NTB, Selasa (29/9). Kedatangan Gatot untuk mendeklarasikan KAMI di Lombok.

Ia didampingi oleh anggota KAMI lain yaitu Prof Rochmat Wahab. Acara deklarasi KAMI di Lombok rencananya akan digelar di Pondok Pesantren Al Ishlahudiniy Kediri Lombok Barat (Lobar).

Namun, setiba di Bandara Lombok, Gatot diberi tahu bahwa acara tersebut tak mendapat izin dari kepolisian. Sehingga, acara deklarasi itu pun batal.

“Secara prinsip saya hanya akan melakukan deklarasi bila ada izin resmi. Bila tidak, kami tidak akan memaksakan,” ujar Gatot Nurmantyo dalam keterangan pers yang diterima kumparan.

KAMI menyebut, seluruh persiapan telah dilakukan, termasuk menempuh prosedur perizinan kepada kepolisian.

Setelah tak mendapat izin acara deklarasi KAMI, Gatot melakukan sejumlah kegiatan yang sudah dijadwalkan. Salah satunya sowan ke Tuan Guru Turmudzi di Bago, Lombok, NTB,

Tuan Guru menyambut kedatangan Gatot dengan gembira. Ia berpesan agar Gatot kuat dalam menghadapi segala halangan dan perlawanan dalam menyelamatkan Indonesia. Tuan Guru juga memberikan wejangan agar Gatot meneruskan perjuangan.

“Saya mau sowan ke Tuan Guru Turmudzi. Beliau sudah seperti orang tua saya sendiri,” kata Gatot.

Tuan Guru Bagu saat ini adalah tuan guru paling senior dan dihormati di Lombok. Mutasyar PBNU ini juga menjadi Mursyid Tariqat Qodiriyah Wa Naqsabandiyah.

Gatot Nurmantyo saat deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI di Bandung, Senin (7/9). Foto: Dok. Istimewa

Tuan Guru Bagu baru saja menjalani operasi karena sakit. Karena itu Gatot sengaja sowan untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Tuan Guru Bagu sebenarnya enggan menerima tamu namun ketika tahu Gatot yang datang, ia langsung menerimanya.

“Setelah ini saya mau makan ayam bakar Taliwang dan kembali ke Jakarta,” ujar Gatot.

Selain sowan ke tuan Guru Turmudzi, Gatot juga akan bersilaturahmi dengan pendukung KAMI di NTB. Setelah itu, Gatot akan mengunjungi pesantren Qomarul Huda, Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.