Tak Direspons Pemerintah Daerah, Warga Cikande Perbaiki Jalan Secara Swadaya

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para pemuda Kecamatan Cikande bergotong-royong melakukan pengecatan zebra cross secara swadaya sejak Minggu (13/12) sampai Senin (14/12). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Para pemuda Kecamatan Cikande bergotong-royong melakukan pengecatan zebra cross secara swadaya sejak Minggu (13/12) sampai Senin (14/12). Foto: Dok. Istimewa

Para pemuda Kecamatan Cikande, Serang, bergotong-royong melakukan pengecatan zebra cross secara swadaya sejak Minggu (13/12). Kegiatan tersebut diunggah oleh akun @infoserang dan viral.

Rupanya, ada cerita di balik para pemuda yang memutuskan untuk patungan membuat fasilitas jalan tersebut. Raden Ilham Ahmadi (28) mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena tingkat kecelakaan di Jalan Raya Jakarta Serang KM 27 itu terbilang tinggi.

instagram embed

"Sering terjadi kecelakaan bertahun-tahun, bahkan warga dari kampung kami banyak menjadi korbannya, salah satunya ayah saya sendiri," tutur pria yang akrab disapa Den Iam itu, kepada kumparan, (15/12).

Raden juga menuturkan, bahwa dia dan pemuda desa lainnya sudah mencoba beragam cara untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah setempat, seperti Dinas Perhubungan, pemerintah kabupaten, hingga provinsi.

Terakhir, para pemuda yang bergabung dalam organisasi Karang Taruna tersebut juga melaporkan kepada kepolisian sektor Cikande.

Hasilnya nihil, mereka hanya direkomendasikan untuk bertemu dengan beberapa pihak yang juga tidak memberikan respons yang memuaskan.

"Saya sampai menulis komen di Instagram Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, dibalas saja, tapi tidak ada kelanjutan," imbuhnya.

Gambaran jalanan ideal di Jl Raya Serang Jakarta Km 27. Foto: Dok. Istimewa
Para pemuda Kecamatan Cikande bergotong-royong melakukan pengecatan zebra cross secara swadaya sejak Minggu (13/12) sampai Senin (14/12). Foto: Dok. Istimewa

Akhirnya, dengan inisiatif warga Cikande, mereka mengumpulkan dana kepada warga secara sukarela.

Sebelum melakukan pengecatan, para pemuda karang taruna sudah melakukan analisis dan riset supaya zebra cross tersebut sesuai dengan standard yang berlaku. Mereka juga meminta izin Polsek Cikande dan pihak berwenang setempat seperti RT dan RW.

Upaya mereka mengecat zebra cross pun berhasil, diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut.

Zebra cross yang dibuat oleh para pemuda di Cikande, secara swadaya, Senin (14/12). Foto: Dok. Istimewa

Raden menuturkan, aksinya dengan para pemuda desa itu juga merupakan upaya untuk menarik perhatian pemerintah setempat. Diharapkan ke depannya, pihak yang berwenang dalam memberikan fasilitas umum dapat bergerak lebih sigap dan responsif.

"Selain memang urgensinya untuk membuat zebra cross, salah satunya berharap menjadi sentilan kepada pihak berwenang agar sadar bahwa banyak sekali aspirasi yang sulit disampaikan," tutupnya.

==

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona