Tak Hanya Mobil Tanpa Patwal, Sultan Cerita Bawa Tas Sendiri di Pesawat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara Dialog Kebangsaan untuk Indonesia Damai di Sasono Hinggil Dwi Abad, Kota Yogyakarta, Minggu (26/10/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara Dialog Kebangsaan untuk Indonesia Damai di Sasono Hinggil Dwi Abad, Kota Yogyakarta, Minggu (26/10/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beberapa waktu lalu viral karena mobilnya tanpa pengawalan dan ikut mengantre di lampu lalu lintas bersama kendaraan masyarakat.

Sikap Sultan mendapat pujian masyarakat.

Namun, tak hanya soal patwal, Sri Sultan cerita dirinya juga angkut tas sendiri di pesawat.

"Tidak usah dipersoalkan saya pakai patwal atau tidak," kata Sri Sultan di acara 'Dialog Kebangsaan untuk Indonesia Damai' di Sasono Hinggil Dwi Abad, Kota Yogyakarta, Minggu (26/10).

"Saya pernah ditanya kenapa 'Pak Sultan kalau naik pesawat bawa tas sendiri'," jelasnya

Sementara banyak pejabat lain ada ajudan yang membawakan tas di pesawat.

"Saya mau pergi sendiri, bawa tas sendiri kok dimasalahkan. Bagi saya kan biasa saja. Masak titip orang lain," bebernya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di acara Dialog Kebangsaan untuk Indonesia Damai di Sasono Hinggil Dwi Abad, Kota Yogyakarta, Minggu (26/10/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Di sisi lain, soal tak pakai patwal, Sri Sultan mengaku hanya ingin mengikuti aturan.

"Memang karena lampu merah berhenti. Bagi saya kan aneh lampu merah kok harus jalan, aturannya kan merah harus berhenti," bebernya.

"Tapi kalau ada dikawal polisi punya diizinkan untuk berjalan terus. Ya sudah saya tidak pakai patwal ya berhenti," bebernya.

Ketika masyarakat menilai sebagai hal lain, maka Sultan menyerahkan kepada penilaian masing-masing.