Tak Kecam Serangan di Al-Aqsa dengan Cepat, PBB Dituding Standar Ganda

16 April 2022 13:47
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tak Kecam Serangan di Al-Aqsa dengan Cepat, PBB Dituding Standar Ganda (74391)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi logo PBB Foto: Reuters
ADVERTISEMENT
Pada Jumat (15/4) pagi, pasukan Israel menyerang jemaah Palestina yang sedang salat di masjid Al-aqsa. Polisi Israel menembakkan peluru karet, gas air mata, dan granat kejut.
ADVERTISEMENT
Akibat serangan tiba-tiba tersebut, 152 orang dilarikan ke rumah sakit. Ada pun 400 orang lainnya dibekuk aparat.
Sejak kejadian ini, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) belum jua mengeluarkan pernyataan untuk mengutuk atau mengecam aksi Israel. Padahal, saat terjadinya invasi Rusia terhadap Ukraina, PBB dengan cepat mengeluarkan pernyataan. Hal ini memunculkan pertanyaan, mengapa organisasi multilateral tersebut tidak cepat memberi respons.
Tak Kecam Serangan di Al-Aqsa dengan Cepat, PBB Dituding Standar Ganda (74392)
zoom-in-whitePerbesar
Pengamat Hubungan Internasional, Teuku Rezasyah. Foto: Suwanti/ANTARA
Pengamat dan Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, menuding PBB memiliki standar ganda.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"PBB terbukti menerapkan standar ganda, karena terbukti mendiamkan aksi Israel yang brutal disaat umat Islam sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan yang mulia ini," tegas Teuku kepada kumparan.
Teuku menyebut serangan Israel sebagai 'pelecehan', dan menyerukan OKI untuk bertindak.
ADVERTISEMENT
"Aksi Israel ini juga dapat dianggap melecehkan umat Islam sedunia, kerja jelas-jelas terjadi di masjid Al-aqsa yang sangat dimuliakan umat Islam sedunia," ujar dia.
"Organisasi Konferensi Islam (OKI) hendaknya menggalang para anggotanya, untuk memprakarsai sebuah resolusi di tingkat Majelis Umum PBB."
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020