Taksi Green SM Tertabrak KRL di Karet, Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Perusahaan taksi listrik Green SM menyampaikan permohonan maaf atas kecelakaan yang melibatkan salah satu kendaraannya dengan KRL di kawasan Karet, Jakarta Pusat, pada Senin (24/8) malam.
Juru bicara Green SM, Quynh Anh, mengatakan pihaknya prihatin atas kecelakaan tersebut. GreenSM memastikan dua penumpang dan satu pengemudi taksi yang menjadi korban mendapatkan penanganan serta dukungan yang diperlukan.
“Green SM sangat prihatin dan dengan tulus menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan salah satu kendaraan kami dengan kereta KRL di kawasan Karet pada Senin malam, 24 Agustus 2026,” kata Quynh Anh dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Rabu (26/8).
“Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan penumpang dan pengemudi mendapatkan penanganan medis dan dukungan yang diperlukan. Tim Green SM saat ini tengah mendampingi mereka selama menjalani perawatan di rumah sakit,” sambungnya.
Quynh Anh mengatakan Green SM juga meminta maaf atas dampak yang ditimbulkan kecelakaan tersebut, termasuk gangguan terhadap perjalanan KRL.
“Kami memohon maaf atas dampak yang dialami oleh penumpang dan pengemudi kami, serta atas gangguan dan ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna KRL,” ujarnya.
Green SM memastikan akan bertanggung jawab terhadap penanganan korban, termasuk biaya pengobatan.
Saat ini, perusahaan juga tengah melakukan investigasi untuk memastikan kronologi kecelakaan. GreenSM berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk kepolisian, dalam proses penanganan insiden tersebut.
“Green SM berkomitmen untuk menangani masalah ini secara kooperatif dan bertanggung jawab. Tim kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan kronologi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” kata Quynh Anh.
Green SM akan mengambil langkah tindak lanjut setelah seluruh fakta terkait kecelakaan tersebut terkonfirmasi.
“Kami akan mengambil langkah tindak lanjut yang diperlukan dan membagikan informasi lebih lanjut setelah fakta-faktanya terkonfirmasi,” tuturnya.
Sebelumnya, perjalanan KRL relasi Angke-Manggarai terganggu setelah terlibat kecelakaan dengan taksi hijau bernopol B 1341 SBX di perlintasan dekat Stasiun Tanah Abang, Senin (24/8) sekitar pukul 21.10 WIB.
Kasat Lantas Kompol Arry S. Utomo mengatakan terdapat tiga orang yang terluka dalam kecelakaan tersebut. Mereka terdiri dari dua penumpang dan satu pengemudi taksi.
“Korban penumpang dua pengemudi satu,” kata Arry saat dikonfirmasi.
Ketiga korban kemudian dibawa ke RS Mintoharjo untuk mendapatkan perawatan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
“Korban jiwa nihil,” tambahnya.
Arry menjelaskan, taksi hijau tersebut awalnya melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan KH Mas Mansyur. Saat melintasi perlintasan kereta, taksi tersebut kemudian tertabrak KRL yang melaju dari arah Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Karet.
“Sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas dengan korban luka,” ujar Arry.
Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah perjalanan Commuter Line sempat terganggu selama proses evakuasi. Perjalanan KRL kembali normal sekitar pukul 21.21 WIB setelah evakuasi selesai dilakukan.
