Takut Diciduk, Netanyahu Tak Hadiri Peresmian Dewan Perdamaian Trump di Davos

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Donald Trump berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Knesset, Yerusalem, Senin (13/10/2025). Foto: Evan Vucci/Pool via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Donald Trump berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Knesset, Yerusalem, Senin (13/10/2025). Foto: Evan Vucci/Pool via Reuters

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak akan menghadiri peresmian Board of Peace (Dewan Perdamaian) besutan Presiden AS Donald Trump yang rencananya digelar di sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1).

Sahabat Trump ini absen setelah Swiss mengkonfirmasi akan menghormati surat perintah penangkapan dari ICC (Mahkamah Pidana Internasional) terhadapnya atas tuduhan kejahatan perang.

"Sebagai pihak dalam Statuta Roma, Swiss wajib bekerja sama dengan ICC," kata Kantor Keadilan Federal Swiss kepada media Israel, Haaretz, sebagaimana dikutip dari Royanews.

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang berpusat di Den Haag, Belanda, memerintahkan penangkapan PM Netanyahu sebagai penjabat perang. Foto: Wolfgang Rattay/REUTERS

"Swiss pada prinsipnya akan diwajibkan untuk menangkap orang-orang yang dituduh jika mereka memasuki Swiss saat ini, asalkan surat perintah penangkapan yang sesuai atau permintaan penangkapan berdasarkan hal tersebut telah dikeluarkan oleh ICC, dan untuk memulai proses penyerahan ke ICC,” lanjutnya.

Sekilas Dewan Perdamaian

Dewan Perdamaian, yang diprakarsai oleh Trump sebagai bagian dari fase kedua perjanjian gencatan senjata di Gaza, antara lain dirancang untuk mengawasi rekonstruksi, penarikan investasi, dan pendanaan skala besar di Gaza.

Seorang gadis memegang bendera Palestina, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas menyetujui fase pertama gencatan senjata di Gaza, Kamis (9/10/2025). Foto: Ramadan Abed/REUTERS

Negara yang ingin jadi anggota permanen Dewan Perdamaian wajib setor 1 miliar dolar AS (nyaris Rp 17 triliun). Trump akan memegang kepemimpinan dan kendali atas komposisi dewan tersebut.

Trump mengundang 60-an negara untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian. Indonesia bersama 7 negara Islam/mayoritas muslim (UEA, Arab Saudi, Qatar, Turki,Yordania, Pakistan, Mesir) menyatakan bergabung.

Negara lainnya yang bergabung dengan organisasi bentukan Trump itu adalah Israel, Vietnam, Belarusia, Hungaria, Kazakhstan, dan Argentina.

Sedangkan tokoh kunci di Dewan Perdamaian adalah Menlu AS Marco Rubio hingga mantan PM Inggris Tony Blair.

Sejumlah analis menilai Dewan Perdamaian besutan Trump akan menyaingi DK PBB.

video from internal kumparan

Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

Surat perintah penangkapan Netanyahu dikeluarkan ICC pada November 2024. ICC menuduh Netanyahu bertanggung jawab atas kejahatan perang di Gaza —termasuk penggunaan kelaparan sebagai metode peperangan dan mengarahkan serangan terhadap populasi sipil, serta kejahatan terhadap kemanusiaan seperti pembunuhan, penganiayaan, dan tindakan tidak manusiawi lainnya.

Surat tersebut mencakup periode kejahatan perang dari 8 Oktober 2023 hingga 20 Mei 2024 — bagian dari periode serangan Israel ke Gaza.

Warga Palestina bereaksi saat mereka menunggu untuk menerima makanan yang dimasak oleh dapur umum, di tengah krisis kelaparan akibat konflik antara Israel dan Hamas yang terus berlanjut di Jalur Gaza utara, Kamis (15/8/2024). Foto: Mahmoud Issa/REUTERS

Meskipun AS menolak kewenangan ICC dalam hal ini, surat perintah tersebut telah membuat Netanyahu untuk menghindari perjalanan melalui beberapa negara Eropa yang meratifikasi ICC agar tak ditangkap. PM Israel terlama ini memilih rute alternatif dalam perjalanan internasional.

Adapun Israel dalam forum WEF 2026 yang dihadiri pemimpin pemerintahan dan swasta berpengaruh di dunia, akan diwakili oleh Presiden Isaac Herzog. Herzog mengecam perintah penangkapan ICC kepada koleganya itu.

Peta Jalur Gaza dan Israel. Foto: Dimitrios Karamitros/Shutterstock

Korban Jiwa Akibat Kekejaman Israel

Adapun jumlah korban tewas di Jalur Gaza sejak dimulainya agresi militer Israel pada 7 Oktober 2023 telah menembus angka 71.500 jiwa. Korban luka 171.370 orang.

Diperkirakan masih ada ribuan korban yang belum ditemukan di bawah reruntuhan karena akses tim penyelamat yang terbatas oleh kerusakan infrastruktur yang masif.