Taliban Larang Profesional Afghanistan Tinggalkan Negara
·waktu baca 1 menit

Taliban melarang warga profesional Afghanistan keluar dari negara bergejolak tersebut. Pernyataan disampaikan usai negara Barat memberi sinyal akan memperpanjang proses evakuasi di Afghanistan.
Sejak Taliban berkuasa, puluhan ribu warga lokal dan asing pergi meninggalkan negara tersebut. Proses evakuasi dipimpin negara Barat yang menempatkan militernya di Afghanistan, semisal Amerika Serikat, Inggris, negara Uni Eropa hingga negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Mayoritas warga yang dievakuasi adalah penduduk lokal Afghanistan yang tak mau diperintah Taliban. Proses evakuasi akan berakhir pada 31 Agustus 2021.
Menjelang tenggat waktu, Taliban mulai memperketat kepergian warga Afghanistan. Usai meminta warga yang menunggu evakuasi pulang ke rumah dan tidak berkerumun di bandara, kini giliran profesional tak boleh keluar negara.
"Amerika Serikat segera hentikan mengambil ahli dari Afghanistan semisal teknisi dan dokter keluar negara ini," ucap seorang jubir Taliban seperti dikutip dari Al-Jazeera.
Sampai Rabu (25/8/2021), warga Afghanistan terus memenuhi Bandara Hamid Karzai di Kabul. Laporan Pentagon, dalam 24 jam mereka mengevakuasi 16 ribu warga dari Afghanistan. Mayoritas yang dibawa keluar adalah warga lokal.
Militer AS menyatakan, mereka sedang mempercepat upaya evakuasi sebelum tenggat waktu 31 Agustus 2021.
