Taliban Tutup Semua Salon Kecantikan Wanita di Afghanistan
·waktu baca 1 menit

Otoritas Taliban memerintahkan salon kecantikan di seluruh Afghanistan tutup dalam waktu sebulan.
"Batas waktu penutupan salon kecantikan untuk wanita adalah satu bulan," ucap juru bicara Kementerian Pencegahan Kejahatan dan Penyebaran Kebajikan, Mohammad Sadiq Akif, pada Selasa (4/7) seperti dikutip dari Reuters.
Sebelum aturan itu disampaikan, pemerintahan asing dan PBB terus menekan Taliban lantaran pembatasan hak perempuan di Afghanistan. Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan pada 2021.
Pada tahun lalu, Taliban melarang wanita kuliah. Mereka juga melarang perempuan bekerja.
Berbagai tempat publik yang terbuka untuk perempuan seperti gym dan taman juga ditutup.
Sementara salon kecantikan di ibu kota Kabul dan berbagai kota, sejak Taliban berkuasa mulai tutup secara mandiri. Beberapa yang masih buka memilih menjalankan operasional secara rahasia.
Pemerintahan negara-negara Barat dan organisasi internasional berulang kali menegaskan, pembatasan hak perempuan akan membuat Taliban sulit mendapat pengakuan internasional.
Pemerintahan Taliban merespons dengan menyatakan, bahwa hak perempuan harus menghormati syariah dan tradisi di Afghanistan.
