Taliban Usai Kuasai Afghanistan: Terima Kasih, Tuhan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara pada konferensi pers pertamanya, di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/8/2021). Foto: Rahmat Gul/AP Photo
zoom-in-whitePerbesar
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara pada konferensi pers pertamanya, di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/8/2021). Foto: Rahmat Gul/AP Photo

Untuk pertama kalinya usai menguasai Afghanistan, kelompok Taliban akhirnya buka suara. Mereka membicarakan berbagai hal termasuk komitmen tak akan balas dendam.

Pernyataan pertama itu disampaikan jubir Taliban, Zabihullah Mujahid, di ibu kota Kabul. Mujahid menyebut, keberhasilan Taliban merebut kembali Afghanistan murni bantuan Tuhan.

"Kami ingin menyampaikan syukur kami ke Tuhan yang maha esa yang membawa kami ke tingkat ini," kata Mujahid dalam jumpa pers seperti dikutip dari Al-Jazeera.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara pada konferensi pers pertamanya, di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/8/2021). Foto: Rahmat Gul/AP Photo

"Kami ingin berterima kasih kepada Tuhan karena memberikan kebebasan kepada negara ini," sambung dia.

Mujahid memastikan, Taliban akan mencoba menjaga keamanan di Afghanistan. Sehingga, mereka bakal sebisa mungkin menghindari konflik.

kumparan post embed

"Imarah Islam, setelah kebebasan negara ini tidak akan balas dendam kepada siapa pun, kami juga tak ada dendam ke siapa pun," ucap dia.

"Kami tahu, kami sudah mengalami periode krisis yang sangat menantang, banyak kesalahan yang menguntungkan penjajah sudah dibuat. Kami ingin pastikan Afghanistan bukan lagi medan konflik," tegasnya.

Dalam video yang beredar saat menguasai Istana Kepresidenan di Kabul, Taliban menyatakan nama negara mereka adalah Imarah Islam Afghanistan, bukan lagi Republik Islam Afghanistan. Imarah adalah bentuk keemiran/keamiran atau emirat.