Taman Maju Bersama, Antara Estetika dan Fungsi Lingkungan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga mengunjungi Tebet Eco Park di Jakarta, Rabu (4/5/2022).  Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Warga mengunjungi Tebet Eco Park di Jakarta, Rabu (4/5/2022). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Pemprov DKI Jakarta membangun taman sebagai ruang terbuka hijau di tengah permukiman warga dengan sebutan Taman Maju Bersama (TMB).

Pembangunan TMB tidak hanya menyediakan lahan hijau saja, tapi juga menjadi fasilitas penunjang kehidupan masyarakat sesuai karakteristik masyarakat di wilayahnya.

“TMB ini merupakan taman kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat setempat, karena dari perencanaan, pengembangan, hingga penggunaannya melibatkan masyarakat sekitar lokasi TMB yang dibangun,” kata Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, kepada Kumparan.

Fasilitas yang dibangun di setiap TMB memiliki keunikan masing-masing. Sebab, Suzi menjelaskan, sebelum memutuskan untuk membangun sebuah taman, Pemprov DKI akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan masyarakat setempat untuk menggali aspirasi mereka.

Sejumlah anak bermain skateboard di area Taman Puring, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Contohnya, jika masyarakat di kawasan tersebut didominasi anak muda yang hobi bermain skateboard, maka akan disediakan taman khusus dengan arena skateboard, seperti di Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“TMB adalah salah satu infrastruktur publik yang berfungsi sebagai Ruang Ketiga Publik yang nyaman bagi warganya untuk beraktivitas maupun berinteraksi, sehingga lebih mengedepankan penghijauan dan minim bangunan,” jelas Suzi.

Bukan hanya estetika, TMB juga memiliki fungsi ekologis untuk menjaga kualitas kota. Sebagaimana fungsi ruang terbuka hijau yang berperan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem, menciptakan kenyamanan termal, area konservasi air, serta ruang mitigasi bencana.

Suasana di Tebet Eco Park, Jakarta pada Minggu (5/6/2022) pagi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Tebet Eco Park adalah salah satu contoh taman yang dibangun dengan mengedepankan estetika dan fungsi ekologis. Pembangunan taman ini turut pula merevitalisasi kawasan danau yang semula terbengkalai menjadi bersih dan terawat.

“Pembangunan dan penataan taman kota saat ini dilakukan dengan memperhatikan jejaring hijau serta biru sebagai penghubung dan penguat poros ekologis, serta sebagai tempat interaksi, sehingga kebutuhan sosial bermasyarakat pun dapat terpenuhi,” jelasnya.

Suasana di Taman Sambas Asri, Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sepanjang 2022 ini, Pemprov DKI Jakarta tengah membangun 31 lokasi taman baru dengan akumulasi luas hampir 193 ribu meter persegi ruang terbuka hijau.

Jika ditambahkan dengan TMB yang sudah berhasil dibangun sejak 2018 lalu, maka akhir tahun nanti Jakarta akan memiliki seratus taman yang tersebar di seluruh wilayah kota administratif.

“Saat ini progres TMB sedang dalam tahap pembangunan dan ditargetkan bulan September 2022 akan selesai,” ungkap Suzi.

Sejumlah anak bermain di area air mancur di area Taman Puring, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Berikut adalah lokasi 31 TMB baru yang sedang dalam tahap pembangunan di DKI Jakarta:

Jakarta Timur

1. Jalan Buntu (terusan Jankes AD), Munjul, Cipayung.

2. Jalan Rawa Kuning, Pulogebang, Cakung.

3. RW 02, Kelurahan Cipayung, Cipayung.

4. Jalan Damai Raya RT 01 RW 01, Cipayung.

5. Jalan Kramat III RT 04 RW 02.

6. Jalan Manunggal, Cipayung.

7. Jalan Palem Kartika Nomor 21, RT 01 RW 02, Cipayung.

8. Jalan Raya Bogor atau Jalan Sabar Nomor 6B, Kramat Jati.

9. Jalan PKP Nomor 63, RT 10 RW 04, Ciracas.

10. Jalan Pondok Ranggon Raya, Pondok Ranggon, Cipayung.

11. Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan Besar, Kramat Jati, Kramat Jati.

12. Jalan Raya Cilangkap, Gang Sejuk, Cilangkap, Cipayung.

Jakarta Selatan

13. Jalan SD 07 Pagi, Ragunan, Pasar Minggu.

14. Jalan Gg. H. Saibun, Pasar Minggu.

15. Jalan M. Kahfi I, Jagakarsa.

16. Jalan T.B. Simatupang, Jagakarsa.

17. Jalan M. Saidi Nomor 40, Pesanggrahan.

18. Jalan Lebak Bulus III, Pondok Labu, Cilandak.

19. Jalan Rajai, Ulujami, Pesanggrahan,

20. Jalan Tanjung Barat, Pasar Minggu.

Jakarta Utara

21. Jalan Rorotan IX, Cilincing.

22. Jalan Danau Asri Selatan Blok E1, Sunter Jaya, Tanjung Priok.

23. Kampung Bidara, Marunda, Cilincing.

24. Jalan Tipar Timur, Semper Barat, Cilincing.

25. Jalan Raya Tipar Cakung, Semper Barat, Cilincing.

Jakarta Barat

26. Perumahan Puri Gardenia 2, Kalideres.

27. Duri Kepa RT 01 RW 08, Kebon Jeruk.

28. Gang Al Ikhlas, Jalan Kampung Belakang, Kalideres.

29. Jalan Lingkungan III, Kalideres.

30. Kampung Gombol Paya Jalan Paris Nomor 17, Kalideres.

31. Jalan Kebon Kelapa Nomor 11, Kalideres.