Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango Dilanda Embun Es, Pendaki Meningkat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gunung Gede Pangrango  Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Gede Pangrango Foto: Shutter stock

Fenomena embun es melanda kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP), Cianjur, Jawa Barat.

Fenomena frost itu terjadi akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak sepekan terakhir. Hasil pemantauan, suhu mendekati titik nol bahkan sampai nol derajat celsius.

Kepala Balai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo mengungkapkan, kondisi cuaca itu biasa terjadi saat musim kemarau di berbagai tempat tropis, termasuk di TNGGP.

Ilustrasi air embun Foto: Dok. Thinkstock

"Di area Alun-alun Suryakencana dilaporkan terjadinya embun es. Berdasarkan pantauan suhu mendekati titik nol sampai nol derajat celsius sehingga memicu frozen atau embun es," jelas Sapto kepada wartawan, Rabu (24/7).

Pendaki Meningkat

Sapto mengatakan, embun membeku biasanya terjadi mulai dari malam hingga pagi. Puncaknya di jam enam pagi.

Kondisi ini yang menarik perhatian pengunjung atau pendaki. "Sebabnya kuota pendakian meningkat, banyak yang ingin merasakan sensasi embun es," jelasnya.

Kata Sapto, kondisi cuaca ekstrem ini, tidak akan berdampak terhadap keberlangsungan ekosistem di dalam kawasan konservasi.

"Fenomena alamiah, jadi alam sudah punya mekanisme sendiri untuk mengantisipasi situasi seperti ini," pungkasnya.