Tampang Ana, Pelaku Penculikan Bilqis di Makassar
·waktu baca 2 menit

Polisi telah menetapkan Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), pelaku penculikan Bilqis (4 tahun) di Taman Pakui Sayang, Jalan Ap Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam video yang diterima kumparan, saat diamankan Ana tampak mengenakan kaos berwarna hitam dibalut jaket berwarna cokelat. Wajahnya tampak tirus. Ia mengenakan anting-anting di kedua telinganya.
Saat dimintai keterangan, Ana tampak ketakutan. Suaranya lirih dan keterangannya berubah-ubah.
Kepada polisi, Ana mengaku telah menculik Bilqis. Namun, ia beralasan menculik Bilqis untuk dirawatnya.
“Saya tidak intai (Bilqis). Awalnya mau ambil itu anak untuk dirawat dengan baik,” kata Ana kepada polisi.
Ana menuturkan, awalnya ia bersama dua anaknya berkunjung ke Taman Pakui Sayang untuk bermain. Di sana, ia ketemu dengan Bilqis yang juga bermain di Taman Playground.
Bilqis saat itu bermain sendiri. Sehingga, ia berinisiatif bertanya terkait keberadaan dari ibu dan ayah Bilqis. Tapi, dijawabnya tidak ada.
“Awalnya itu anak anak bermain saya tanya ada mamamu, dia jawab tidak ada terus saya tanya lagi ada bapak mu dia begini (gesture kepala geleng-geleng),” bebernya.
Karena merasa tidak ada orang tuanya, Ana kemudian mengajak Bilqis ikut bersamanya.
Bilqis dibawa ke tempat tinggalnya. Tetapi seiring waktu, Ana terdesak kebutuhan ekonomi dan membutuhkan uang. Sehingga, ia menjual Bilqis.
“Tapi karena kami butuh uang jadi tanggal 3 itu saya jual,” katanya.
Bilqis yang dijual kepada pelaku lainnya itu, langsung dibawa ke Jakarta. Saat itu, Ana mengaku sudah tidak mengetahui lagi perkembangan Bilqis.
Selain Ana, kepolisian juga berhasil menangkap tiga orang pelaku lain di daerah Provinsi Jambi. Mereka berinisial ME, NA dan seorang laki-laki, berinisial AS.
