Tanah Longsor di Polewali Mandar Putus Jalan Penghubung, 970 KK Terisolir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jembatan di Desa Kalumammang Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) rusak akibat terjangan banjir. Foto: ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Jembatan di Desa Kalumammang Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) rusak akibat terjangan banjir. Foto: ANTARA

Hujan deras yang mengguyur Kec. Tu'ubi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sejak Rabu (12/6), mengakibatkan tanah longsor menutup jalan penghubung di sejumlah titik.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan ada 8 desa yang jalannya terputus. Akibatnya 970 KK terisolir.

"Hasil kaji cepat sementara, lokasi kejadian tersebut terbagi di tujuh titik yang merupakan jalan penghubung antar desa sehingga menyebabkan 970 KK sempat terisolir," kata Abdul lewat keterangannya, Jumat (21/6).

Berikut data sejumlah titik yang terjadi longsor:

  1. Jalan penghubung Desa Pririangan Tapiko menuju Desa Besoangin yang tertimbun material longsor dengan panjang kurang lebih 40 meter

  2. Jalan penghubung Desa Besoangin Utara menuju Desa Ratte yang tertimbun longsor sepanjang 20 meter

  3. Jalan penghubung Desa Besoangin Utara dengan panjang tutupan material longsor kurang lebih hingga 50 meter

  4. Jalan dari Desa Piriangan Tapiko menuju Desa Besoangin Utara dan Desa Ratte mengalami kerusakan dalam kategori rusak berat

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar telah menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari sejak tanggal 13 Juni 2024.

Hingga hari ini, Kamis (20/6), Dinas Pekerjaan memang belum dapat mengirim alat berat mengingat kondisi medan yang cukup sulit dijangkau. Kendati demikian, alat berat jenis ekskavator milik Dinas PU akan tetap didorong untuk proses pembersihan lanjutan esok hari.