Tanggul Laut Jebol, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Banjir
·waktu baca 2 menit

Banjir menerjang kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang tepatnya di sekitar pos satu, pasca-jebolnya tanggul laut. Kendati begitu, aktivitas di lokasi masih berjalan normal, Jumat (23/5).
Kepala Seksi Peralatan BPBD Jawa Tengah, Kholid Zakaria, mengatakan tanggul yang jebol panjangnya sekitar 20 meter. Peristiwa itu dibarengi oleh rob yang semakin tinggi pada pukul 14.00 WIB.
"Pukul 14.33 WIB terjadi jebol sepanjang sekitar 20 meter mulai dari area laut sampai area naik-turun kontainer," kata Kholid di lokasi, Jumat (23/5).
Ia menyebut, tidak semua kawasan terdampak. Namun ada kawasan penduduk yang berpotensi terdampak jika rob tidak segera surut.
"Kita komunikasi dengan Pelindo, Pelindo juga melakukan langkah antisipasi. Kita akan standby di sini. Apabila butuh langkah evakuasi kalau dampak meluas seperti tiga tahun lalu maka standby kendaraan untuk akomodir pengungsi atau yang minta dievakuasi keluar atau dari luar ke dalam," jelas dia.
Saat ini, pihaknya masih menunggu hingga rob surut untuk menambal tembok penahan yang jebol. Untuk sementara waktu, tanggul akan ditambal menggunakan sand bag.
"Perkiraan dari stasiun klimatologi Semarang nanti pada pukul 18.00 atau 20.00 mulai surut dan kita akan coba melakukan langkah darurat. Sementara sand bag, kalau memungkinkan kita pakai alternatif lain yaitu kontainer, kita berdayakan agar tertutup. Kalau semua sudah menutup sementara, kita lakukan langkah permanen," kata Kholid.
