Tangis Ibu Bocah Korban Pembunuhan Remaja 15 Tahun Pecah saat Pemakaman

kumparanNEWSverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana pemakaman bocah 5 tahun yang dibunuh remaja 15 tahun di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pemakaman bocah 5 tahun yang dibunuh remaja 15 tahun di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Orang tua bocah 5 tahun korban pembunuhan remaja 15 tahun tak kuasa menahan tangis saat melihat anak bungsunya dimakamkan. Pemakaman bocah itu dilakukan di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).

Pantauan kumparan, jenazah korban tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Jenazah langsung dimasukkan ke dalam liang lahat diiringi lantunan doa dari pelayat.

Ratna, ibu korban, sempat histeris ketika petugas pemakaman mulai menutup liang lahat sang anak. Sementara Kartono, ayah korban, terlihat berusaha menenangkan Ratna dengan memeluknya.

“Astaghfirullahaladzim...,” ujar Ratna yang duduk di atas kursi sambil menangis.

Suasana pemakaman bocah 5 tahun yang dibunuh remaja 15 tahun di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Nenek korban pun terlihat tak kuasa menahan sedih kehilangan cucu kecilnya. Dia sempat pingsan hingga akhirnya dibopong petugas.

Pemakaman pun ditutup dengan lantunan doa dari perwakilan keluarga.

Bocah perempuan itu merupakan korban pembunuhan remaja berusia 15 tahun. Remaja pembunuh bocah itu adalah tetangga korban.

Orang tua korban terduduk lemas saat menyaksikan pemakaman anaknya di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). Foto: Darin Atiandina/kumparan

Korban ditemukan di dalam lemari kamar remaja 15 tahun tersebut. Korban ditemukan setelah remaja itu mengaku membunuh dan menyerahkan diri ke Polsek Tamansari, Jakarta, pada Jumat (6/3).

Diketahui, pelaku membunuh korban dengan menenggelamkan ke bak kamar mandi. Setelah tewas, jenazah korban dimasukkan ke dalam lemari. Pelaku kini telah diamankan pihak kepolisian.

kumparan post embed