Tangis Ibu-Istri Iringi Kepergian Brigpol Arya yang Tewas Ditembak Maling Motor
·waktu baca 2 menit

Suasana duka menyelimuti Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung saat jenazah Brigpol Arya Supena dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah duka, Sabtu (9/5).
Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung itu tewas usai menghalangi percobaan pencurian sepeda motor pagi ini. Brigpol Arya ditembak di kepala bagian kanan oleh pelaku.
Pantauan di lokasi, terlihat ibunda Brigpol Arya Supena tak kuasa menahan tangis histeris saat jenazah anaknya dimasukkan ke ambulans oleh petugas medis.
Beberapa kerabat dan petugas tampak berusaha menenangkan sang ibu. Istri Brigpol Arya, Jovita, juga terlihat menangis histeris menyaksikan kepergian sang suami. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
Sebelumnya, Polda Lampung mengungkap tewasnya Brigpol Arya Supena yang diduga ditembak pelaku begal di Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
“Korban datang ke Toko Yussy Akmal menggunakan sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi BG 6138 ACY.
Setibanya di lokasi, korban memergoki dua pria yang diduga pelaku pencurian motor sedang merusak kunci setang sepeda motor Honda Beat biru putih BE 2826 NBM,” katanya.
Saat itu, korban berusaha menegur kedua pelaku. Namun salah satu pelaku diduga langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban.
“Korban sempat dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Lampung,” lanjutnya.
Jenazah Brigpol Arya akan dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di Metro, Lampung.
