Kumparan Logo
Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit, Novel Baswedan.
Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit saat menggelar konfrensi pers di Polda terkait pelaku penyiraman Novel Baswedan.

Tangkap 2 Pelaku, Polisi Masih Dalami Motif Penyerangan Novel Baswedan

kumparanNEWSverified-green

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Novel Baswedan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Novel Baswedan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait penangkapan dua tersangka penyiram air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Pelaku berinisial RB dan RM merupakan anggota Polri Aktif.

Namun, meski telah mengamankan pelaku pada Kamis (26/12) malam, motif dari RB dan RM belum diketahui. Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang memimpin konferensi pers hanya mengungkapkan terkait penangkapan.

Sigit menyebut inisial pelaku RB dan RM. Keduanya merupakan anggota Polri aktif. Ia juga menjelaskan terkait penangkapan tersangka yang dibantu Kakor Brimob.

Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit saat menggelar konfrensi pers di Polda terkait pelaku penyiraman Novel Baswedan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Jadi sebagaimana kita informasikan beberapa waktu lalu bahwa dari tim teknis telah menemukan informasi yang signifikan dan informasi tersebut kita dalami. Pada tadi malam kami tim teknis bekerja sama dengan Kakor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman terhadap saudara NB (Novel Baswedan)," kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/12).

"Jadi pelaku ada dua orang inisial RM dan RB. Polri aktif. Selanjutnya ditindaklanjuti Karopenmas," tambah Sigit sembari berlalu menuju mobilnya dan meninggalkan lokasi konferensi pers.

embed from external kumparan

Informasi yang disampaikan Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono juga tidak menyinggung motif dari para tersangka. Ia hanya menegaskan status dua anggota Polri tersebut yang telah ditetapkan tersangka serta lokasi penangkapan keduanya yaitu di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

"Pelaku berinisial RB dan RM yang kita amankan kemudian kita bawa ke Polda Metro Jaya dan tentunya sampai Polda Metro Jaya dan kedua terduga pelaku ini langsung kita lakukan interogasi dan mulai tadi pagi sudah kita tetapkan tersangka. Kemudian tadi siang dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dan ada pendampingan hukum dari Divisi Hukum Mabes Polri," kata Argo.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono saat menggelar konfrensi pers di Polda terkait pelaku penyiraman Novel Baswedan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Lantas bagaimana dengan motifnya? "Pemeriksaan belum selesai, sudah motif. Kalau sudah selesai baru kita tahu semuanya. Sabar dulu ya," kata Argo.

Jawaban yang sama juga dilontarkan Argo terkait pangkat dan kedinasan kedua tersangka.

Keterbukaan Polri terkait pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan diminta oleh pengacara Novel, Saor Siagian. Ia meminta polisi bisa mengusut tuntas kasus ini, tak hanya berhenti di kedua pelaku penyiraman.

"Kita apresiasi polisi, yang sudah menangkap pelaku. Polisi perlu membuka ke publik, tentang pelaku. Polisi jangan berhenti di pelaku lapangan, harus mendalami siapa aktornya," kata Saor saat dihubungi kumparan, Jumat (27/12).

"Kita minta supaya mengusut tuntas siapa otak pelakunya," terangnya.

video youtube embed

Novel diserang dengan air keras di depan masjid tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017. Sejak saat itu, polisi terus berupaya untuk mengungkap kasus ini.

Polri sempat membuat tim khusus untuk mengusut kasus ini. Tim lalu mengungkapkan sudah menemukan data signifikan terkait pelaku.

Infografis Profil Novel Baswedan Foto: Bagus Permadi/kumparan