News
·
30 November 2020 16:09

Tangkap Upik Lawanga Si Profesor Bom, Densus 88 Temukan Bunker

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tangkap Upik Lawanga Si Profesor Bom, Densus 88 Temukan Bunker (44046)
searchPerbesar
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan keterangan kepada wartawan terkait gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
Densus 88 menangkap Taufik Bulaga alias Upik Lawanga yang dikenal sebagai profesor bom karena ahli merakit bom dengan daya ledak tinggi. Murid kesayangan Dr Azhari tersebut ditangkap di Lampung.
ADVERTISEMENT
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, Densus 88 menemukan bunker di tempat persembunyian Upik. Bunker tersebut berada di dalam rumah.
“Terkait penangkapan UL di Lampung sejumlah barang bukti disita antara lain 8 senjata tajam, 1 senpi, 1 senjata angin, 1 panas, 13 peluru, 1 bunker kedalaman 2 meter,” kata Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/11).
Tangkap Upik Lawanga Si Profesor Bom, Densus 88 Temukan Bunker (44047)
searchPerbesar
Ilustrasi densus 88. Foto: MN Kanwa/ANTARA
Awi menuturkan, Upik Lawanga merupakan aset penting dari organisasi teroris Al Jemaah Islamiyah (JI). Sebab, Upik memiliki keahlian merakit bom dengan daya ledak tinggi. Kerena itu juga dia dijuluki profesor bom.
“Karena memang UL ini penerus Dr Azhari sehingga yang bersangkutan sengaja disembunyikan oleh kelompok JI,” ujar Awi.
Sebelumnya diberitakan, Taufik ditangkap dalam operasi Densus 88 pada Senin (23/11) hingga Rabu (25/11). Ia saat ini telah dibawa ke Jakarta.
ADVERTISEMENT
“Ya terjadi tanggal 23-25 November ada penindakan terhadap TF beberapa kelompok DPO,” kata Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/11).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020