Tanpa Happy Djarot, Istri Anies Dilantik jadi Ketua Tim Penggerak PKK

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelantikan Istri Anies sebagai Ketua PKK (Foto: Nabilla Fatiara/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pelantikan Istri Anies sebagai Ketua PKK (Foto: Nabilla Fatiara/kumparan)

Istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Fery Farhati Ganis dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Kamis (26/10). Setelah itu, serah terima jabatan dilakukan.

Serah terima jabatan selayaknya dilakukan antara istri mantan Gubernur DKI Jakarta, Happy Farida Djarot Saiful Hidayat kepada istri Anies, Fery Farhati. Tapi, Happy tidak hadir dalam acara ini. Happy akhirnya diwakili oleh istri Sekretaris Daerah, Rusmiati.

Istri Anies-Sandi di Pelantikan Jabatan PKK&BKOW. (Foto: Nadia Riso/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Istri Anies-Sandi di Pelantikan Jabatan PKK&BKOW. (Foto: Nadia Riso/kumparan)

Fery dilantik oleh Ketua OASE Kabinet Kerja (KK) Erni Guntarti. Erni merupakan istri dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Setelah itu, giliran istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Nur Asia Uno yang dilantik sebagai Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita DKI Jakarta. Pelantikan juga dilaksanakan oleh Erni dilanjutkan serah terima jabatan dari Rusmiati kepada Nur Asia.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga hadir dalam acara itu.

Ketidakhadiran Happy pada pelantikan dan serah terima jabatan ini sama dengan yang dilakukan sang suami Djarot Saiful Hidayat. Djarot tidak hadir pada serah terima jabatan ke Anies Baswedan. Serah terima jabatan akhirnya diwakilkan oleh Sekda DKI Jakarta Saefullah. Alasannya Djarot tak diundang.

Djarot saat itu memilih terbang ke Labuan Bajo, NTT untuk berlibur. Djarot mengajak serta istri dan ketiga anaknya untuk berlibur selepas tak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.